Berita Belitung Timur
Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur Gencarkan Vaksinasi Penyakit PMK
Menurut Heryanto, vaksinasi penyakit PMK diberikan kepada ternak yang telah memenuhi kriteria kesehatan tertentu.
Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Kamri
POSBELITUNG.CO - Dalam upaya mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung mulai melaksanakan vaksinasi massal terhadap hewan ternak.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Belitung Timur, Heryanto bilang kegiatan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan ternak sapi dan kerbau serta menjaga stabilitas sektor peternakan di wilayah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Vaksinasi tahap pertama ini dilaksanakan oleh tim medis yang terdiri dari dokter hewan serta tenaga teknis dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belitung Timur," kata Heryanto, Kamis (23/1/2025).
Baca juga: Bagaimana Cara Mengatasi Penyakit PMK pada Sapi? Peternak Pangkalpinang Diajak Kenali Ciri-ciri Ini
Dia mengungkapkan sasaran utama dalam program ini adalah 150 ekor sapi milik kelompok ternak, peternak mandiri, serta ternak yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Dendang.
Menurut Heryanto, vaksinasi penyakit PMK diberikan kepada ternak yang telah memenuhi kriteria kesehatan tertentu.
“Kami memberikan vaksinasi kepada ternak sapi dan kerbau yang sehat, dengan usia minimal tiga bulan dan dosis yang diberikan sebesar 2 ml per ekor.
Sebelumnya, telah dilakukan skrining kesehatan untuk memastikan ternak dalam kondisi prima,” ujarnya dalam kegiatan vaksinasi di Kelompok Ternak Karya Bakti, Desa Balok.
Baca juga: Kalender Januari 2025 Lengkap dengan Weton Tanggal 24 Januari 2025
Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit PMK di Kabupaten Belitung Timur, pihaknya tetap mengimbau para peternak untuk waspada.
Langkah-langkah pencegahan seperti penyemprotan disinfektan di kandang, pembatasan lalu lintas ternak, serta pengawasan ketat terhadap aktivitas manusia di sekitar kandang menjadi perhatian utama.
“Kami sangat berharap peternak tidak membeli ternak dari luar daerah, terutama dari wilayah yang sudah terdeteksi PMK.
Pencegahan lebih baik daripada penanganan, karena sekali wabah masuk, dampaknya bisa sangat merugikan,” tambahnya.
Vaksinasi ini diharapkan dapat menjadi langkah efektif dalam membangun ketahanan peternakan di Kabupaten Belitung Timur, sekaligus mencegah potensi kerugian ekonomi akibat merebaknya penyakit PMK di Indonesia.
(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)
| HUT ke-55 INKAI di Kulong Minyak, Fokus Cetak Karateka Berprestasi |
|
|---|
| Harga BBM Naik, Warga Belitung Timur Terpaksa Beli Dexlite, Isi Rp500 Ribu Jarumnya Naik Sedikit |
|
|---|
| Seleksi 10 Orang Terbaik Magang Panasonic, Disnakerkopukm Beltim Siapkan Kelas Bahasa Jepang |
|
|---|
| Buka Seleksi Magang Panasonic, Bupati Beltim Dorong Pemuda Jadi Tenaga Kerja Profesional Dunia |
|
|---|
| Terpaksa Beli Dexlite Rp24.150 Per Liter, Susilawati: Kalau Tidak Beli, Kami Tak Bisa Pulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250123-Vaksinasi-Penyakit-PMK-di-Belitung-Timur.jpg)