Berita Belitung

Dugaan Perobohan Cagar Budaya Eks Sekolah Kuomintang di Mampau Baru Sebatas Wacana

Sisa bangunan eks Sekolah Kuomintang di Mampau, Kabupaten Belitung yang hendak dirobohkan baru sebatas wacana saja.

Tayang:
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Rusaidah
Dokumentasi Pos Belitung
CAGAR BUDAYA - Sisa bangunan eks Sekolah Kuomintang yang sudah sejak tahun 1940-an di Jalan Sriwijaya, Tanjungpandan, Belitung diduga hendak dirobohkan Pemerintah Kabupaten Belitung. 

Ringkasan Berita:
  • Dugaan cagar budaya eks Sekolah Kuomintang di Mampau, Kabupaten Belitung yang hendak dirobohkan baru sebatas wacana saja
  • Lokasinya tepat berada pada bagian depan bangunan Food Court Mampau atau satu area dengan pusat kuliner 
  • Awalnya selama setahun belakang, kunjungan di tempat kuliner sepi dan turun secara drastis

 

POSBELITUNG.CO. BELITUNG - Dugaan cagar budaya eks Sekolah Kuomintang di Mampau, Kabupaten Belitung yang hendak dirobohkan baru sebatas wacana saja.

Dikabarkan, sisa bangunan eks Sekolah Kuomintang yang sudah sejak tahun 1940-an di Jalan Sriwijaya, Tanjungpandan, Belitung diduga kuat hendak dirobohkan Pemerintah Kabupaten Belitung.

Padahal bangunan tersebut diduga merupakan objek cagar budaya. 

Lokasinya tepat berada pada bagian depan bangunan Food Court Mampau atau satu area dengan pusat kuliner tersebut.

Baca juga: Kreativitas Jemaat Gepekris Kelapa Kampit Kreasikan Pohon Natal Unik Berbahan Kardus Bekas 

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Belitung Fitrorozi mengatakan, rencana merobohkan objek cagar budaya tersebut hingga sekarang baru sebatas wacana.

Namun tidak dipungkiri, Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung melalui OPD terkait, tokoh masyarakat, pedagang Food Court Mampau  dan tim ahli cagar budaya melakukan pertemuan untuk membahas perobohan objek diduga cagar budaya tersebut.

"Itu baru sebatas wacana saja, sampai saat ini belum ada keputusan apapun. Untuk pertemuan beberapa kali betul sudah kami lakukan," kata Fitrorozi dikonfirmasi Posbelitung.co, Kamis (25/12/2025).

Awal Wacana Perobohan Beredar 

Cerita Fitrorozi, awalnya wacana ini muncul dari kegelisahan pedagang di Food Court Mampau. 

Selama setahun belakang, kunjungan di tempat kuliner tersebut sepi, alias turun secara drastis.

Diduga menjadi penghambat pandangan adalah bangunan eks Sekolah Kuomintang tersebut. 

Bangunan yang hanya tersisa dinding depan dan jendela itu dinilai membuat orang sungkan untuk mampir.

"Awalnya seperti itu, tapi kami sekarang masih melakukan kajian-kajian, bagaimana undang-undangnya. Tapi belum ada keputusan apapun," ujarnya.

Baca juga: Pasokan Pangan Melimpah, Harga Cabai dan Bawang Turun Jelang Nataru

Terdapat sejumlah solusi yang ditawarkan untuk mengatasi cagar budaya eks Sekolah Kuomintang ini. 

Pertama, melakukan pembenahan terhadap objek diduga cagar budaya tersebut dan diubah menjadi gapura.

"Kedua tetap dibiarkan seperti sekarang, dan ketiga dirobohkan. Tapi ini baru ide-ide nya dan masih dalam pengkajian semua," pungkasnya. 

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved