Berita Belitung Timur

Operasi Pasar Murah di Manggar Diserbu Warga, 4 Ton Beras SPHP Ludes

Ribuan warga memadati halaman Kantor Camat Manggar, Kabupaten Belitung Timur, saat Operasi Pasar Murah digelar jelang Idulfitri. Sebanyak 4 ton...

Tayang: | Diperbarui:
Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha
ANTRE BERAS - Sejumlah warga Kecamatan Manggar saat mengantre untuk mendapatkan beras SPHP dan bumbu dapur murah dalam gelaran Operasi Pasar Murah di halaman Kantor Camat Manggar, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan membantu daya beli masyarakat menjelang Idulfitri. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Suasana halaman Kantor Camat Manggar, Kabupaten Belitung Timur, mendadak ramai dipadati warga, Selasa (3/3/2026). Meski tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan, antusiasme masyarakat tak surut untuk mengantre dalam gelaran Operasi Pasar Murah.

Kegiatan ini diinisiasi Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan Kecamatan Manggar dan sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pasar murah tersebut menjadi angin segar di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

Berbagai komoditas dijual di bawah harga pasar, mulai dari beras, telur, hingga bumbu dapur.

Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Manggar, Emi Hartati, menyebutkan antusiasme warga kali ini jauh lebih tinggi dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“Cukup antusias, bahkan bisa dibilang menyala hari ini walaupun sedang puasa. Kalau sebelumnya dikelola langsung oleh TPID dari dinas-dinas, hari ini Kecamatan Manggar yang mengelola sendiri, jadi memang terasa sekali ramainya,” ujarnya.

Dalam operasi pasar kali ini, stok yang disiapkan cukup melimpah. Emi merincikan, setidaknya ada 4 ton beras SPHP dari Bulog dan Perindag, serta 10 ikat telur ayam yang ludes diserbu warga dalam waktu singkat.

ANTRE BERAS - Sejumlah warga Kecamatan Manggar saat mengantre untuk mendapatkan beras SPHP dan bumbu dapur murah dalam gelaran Operasi Pasar Murah di halaman Kantor Camat Manggar, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan membantu daya beli masyarakat menjelang Idulfitri.
ANTRE BERAS - Sejumlah warga Kecamatan Manggar saat mengantre untuk mendapatkan beras SPHP dan bumbu dapur murah dalam gelaran Operasi Pasar Murah di halaman Kantor Camat Manggar, Selasa (3/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga pangan dan membantu daya beli masyarakat menjelang Idulfitri. (Posbelitung.co/ Kautsar Fakhri Nugraha)

Tak hanya itu, bumbu dapur yang harganya sering melonjak di pasar pun dijual lebih murah.

"Bawang merah kita siapkan 20 kilogram dengan harga Rp38.000 per kilo, bawang putih 10 kilogram seharga Rp32.000. Untuk cabai, kita ambil langsung dari petani lokal; cabai merah 25 kilogram dan cabai rawit 10 kilogram, keduanya dipatok harga Rp45.000 per kilogram," jelasnya.

Emi menambahkan, keterlibatan BUMDes juga sangat aktif, seperti BUMDes Kurnia Jaya yang menyuplai telur bebek dan BUMDes Lalang Jaya untuk telur ayam. Selain itu, ada juga produk sayur-sayuran dan umbi-umbian dari UPT Pertanian.

Tujuan utama dari pasar murah ini tak lain adalah untuk mengintervensi harga pasar yang cenderung naik menjelang lebaran. Pemerintah berharap masyarakat tidak perlu melakukan panic buying atau belanja berlebihan karena stok pangan di Belitung Timur dipastikan aman.

"Jangan panic buying, karena ketersediaan bahan pokok kita masih sangat cukup. Beras masih banyak, minyak goreng juga tersedia. Kita rencananya akan menggelar rangkaian pasar murah ini selama satu minggu ke depan," ucapnya.

Bagi warga yang belum kebagian daging, Emi memberikan bocoran bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mendistribusikan daging beku dengan harga yang lebih terjangkau.

"Minggu depan insya Allah daging beku sudah didistribusikan. Harganya sekitar Rp120.000 per bungkus atau per kilogram. Jadi masyarakat mohon bersabar dan manfaatkan momentum pasar murah ini dengan bijak," ungkapnya.

Pantauan di lokasi, hingga menjelang siang warga masih terus berdatangan. Meski harus mengantre, mereka nampak lega bisa membawa pulang kebutuhan pokok dengan selisih harga yang lumayan untuk menghemat pengeluaran dapur di bulan Ramadan. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved