Berita Belitung Timur

Bupati Beltim Kukuhkan PTI Satpol PP, Perkuat Pengawasan Internal

Sebanyak 16 personel PTI resmi dikukuhkan untuk mengawasi disiplin dan kode etik anggota Satpol PP Belitung Timur....

Posbelitung.co/ Kautsar Fakhri Nugraha/Kautsar Fakhri Nugraha
PENGAWAS INTERNAL - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten didampingi Kasat Pol PP Beltim, Novis Ezuar berfoto bersama jajaran Satpol PP dan personel Petugas Tindak Internal (PTI) yang baru dikukuhkan di halaman Kantor Satpol PP Beltim, Kamis (16/4/2026). Selain mengukuhkan 16 personel pengawas kode etik, momen ini juga menjadi penegasan komitmen Satpol PP dalam menjaga aset daerah dan penegakan Perda. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Suasana khidmat mewarnai halaman Kantor Satpol PP Kabupaten Belitung Timur, Kamis (16/4/2026), saat puluhan personel berseragam praja berkumpul dalam upacara pengukuhan Petugas Tindak Internal (PTI).

Di bawah terik matahari pagi, barisan anggota Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) membentuk formasi setengah lingkaran mengelilingi tiang bendera Merah Putih. Momen tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan internal korps penegak Peraturan Daerah di Belitung Timur.

Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, secara resmi mengukuhkan PTI sebagai unit baru yang berfungsi mengawasi kedisiplinan dan kode etik anggota Satpol PP.

Pengukuhan dilakukan secara simbolis kepada dua perwakilan anggota, menandai dimulainya peran PTI dalam menjaga integritas institusi.

Kasat Pol PP Belitung Timur, Novis Ezuar menjelaskan pembentukan PTI ini merupakan jawaban langsung atas instruksi Bupati saat dirinya dilantik. Bupati menginginkan adanya pembenahan internal agar citra Satpol PP di mata masyarakat semakin berintegritas.

"PTI ini semacam Propam-nyalah kalau di Kepolisian. Ada 16 orang anggota yang kami pilih secara selektif. Merekalah nanti yang mengawasi terkait kedisiplinan dan kode etik daripada anggota Satpol PP saat bertugas," ujar Novis.

Ada 16 personel PTI yang akan menjadi pengawas bagi pimpinan di lapangan. Novis sendiri tidak menampik bahwa tugas Satpol PP rentan terhadap gesekan ataupun potensi pelanggaran.

Jika ditemukan pelanggaran disiplin di lapangan, PTI berwenang untuk menindak anggota tersebut. Novis mengatakan mekanisme persidangan internal pun telah disiapkan untuk menentukan sanksi bagi mereka yang melenceng.

"Nanti ada semacam sidang PTI. Dari hasil sidang itulah akan diputuskan apakah anggota tersebut diberikan peringatan atau hukuman disiplin," ucapnya.

Satpol PP Beltim juga telah melakukan perencanaan strategis sepanjang tahun 2026. Prioritas mereka tetap pada penegakan Peraturan Daerah (Perda), terutama mengenai isu-isu lingkungan dan aset daerah.

Novis mengungkapkan penambangan ilegal masih menjadi tantangan terberat yang dikeluhkan masyarakat.

"Fokus utama kami adalah melindungi aset-aset daerah yang terancam oleh kegiatan ilegal. Kami memprioritaskan area yang jika dibiarkan akan merusak infrastruktur umum atau fasilitas vital milik pemerintah," ungkapnya.

Satu di antara titik yang terus menjadi perhatian adalah kawasan Damar. Kegiatan penambangan di sana berulang kali dipantau karena posisinya yang sudah mendekati jalan raya dan mengancam sumber air baku milik PDAM.

Tak hanya di Damar, ancaman serupa juga terdeteksi di kawasan bendungan Pice. Di sana, aktivitas tambang ilegal sudah mulai mendekati bangunan tanggul.

Novis mengatakan bahwa menangani masalah tambang ilegal seperti bermain kucing-kucingan. Hari ini ditertibkan, selang satu atau dua hari kemudian para penambang kembali beroperasi di lokasi yang sama.

"Ini memang menjadi PR besar kami ke depannya. Kami tidak akan berhenti pada penertiban sekali saja, tapi monitoring harus dilakukan secara berkelanjutan," ujar Novis.

Acara yang juga dihadiri oleh unit Damkar ini pun diakhiri sesi foto bersama. Raut wajah senyum para personel PTI pun terpancar di depan kamera awak media di depan. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved