Berita Belitung Timur
Cek Kesehatan Haji Beltim 2026 Rampung, dr Faradela: Jamaah Siap Berangkat
Seluruh tahapan medis calon jemaah haji Belitung Timur selesai, keberangkatan dijadwalkan 30 April 2026....
Penulis: Kautsar Fakhri Nugraha | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan dan pembinaan kebugaran bagi calon jemaah haji di Kabupaten Belitung Timur resmi rampung, Jumat (17/4/2026). Dengan selesainya tahapan tersebut, para jemaah dinyatakan siap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci pada 30 April 2026 mendatang.
Kepala UPT Puskesmas Manggar, dr. Faradela, memastikan seluruh jemaah telah melalui proses skrining kesehatan secara menyeluruh, termasuk uji kebugaran fisik. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar pemetaan kondisi kesehatan masing-masing jemaah selama menjalankan ibadah haji.
"Untuk pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan itu sebenarnya sudah selesai, begitu juga dengan pembinaan kebugaran. Jadi secara prosedural medis, para jamaah kita sudah memenuhi syarat untuk diberangkatkan," ujarnya.
Faradela mencatat adanya keberagaman profil kesehatan jamaah tahun ini. Rentang usia yang cukup jauh, mulai dari 30 tahun hingga 70 tahun membuat pemantauan dilakukan sangat spesifik pada tiap orang.
Meskipun ada jemaah masuk dalam kategori yang memerlukan pendampingan, hal tersebut tidak menjadi penghalang keberangkatan karena kondisi yang bersangkutan terpantau stabil dan rutin melakukan kontrol.
"Status kesehatannya memang variatif; ada yang benar-benar bugar, ada juga yang harus minum obat rutin. Namun semua sudah kita tindaklanjuti, semuanya berjalan baik," ucap Faradela.
Adapun setelah cek kesehatan rampung, Puskesmas Manggar akan melakukan satu agenda terakhir pada 23 April mendatang. Agenda verifikasi perbekalan obat untuk masing-masing jemaah.
Faradela ingin memastikan bahwa setiap jamaah yang membutuhkan pengobatan rutin memiliki stok obat yang cukup selama berada di tanah suci.
"Persiapan terakhir nanti di tanggal 23 April. Kami dari Puskesmas akan mengecek ketersediaan obat untuk masing-masing jamaah. Ini hanya untuk memastikan perbekalan obat-obatan mereka cukup, bukan pengecekan kesehatan lagi," ungkapnya.
Perbekalan obat ini sangat penting mengingat lingkungan di Arab Saudi memiliki tingkat kelembapan dan suhu yang sangat berbeda jauh dibandingkan Indonesia.
Faradela menjelaskan bahwa meski hasil pemeriksaan di tanah air menunjukkan hasil yang baik, jamaah tidak boleh abai terhadap kondisi fisik mereka. Kelelahan dan perubahan cuaca bisa memicu munculnya risiko kesehatan yang sebelumnya tidak ketahuan.
"Status kesehatan dipengaruhi oleh lingkungan. Di Indonesia mungkin sehat, tapi di sana bisa muncul penyakit jika tidak dijaga. Apalagi bagi mereka yang punya faktor risiko seperti merokok atau cikal bakal penyakit yang belum terdiagnosis," ujarnya.
Terakhir, Faradela berharap agar para jemaah haji tetap konsisten mematuhi saran medis yang telah diberikan selama masa pembinaan kebugaran sebelumnya.
"Semoga semua jamaah menjadi haji yang mabrur dan mabrurah. Kami dari tim kesehatan sudah berupaya maksimal memastikan kondisi mereka siap untuk perjalanan panjang ini," ucapnya. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)
| PPPK Satpol PP-Damkar Beltim Diperpanjang, PTI Dibentuk Awasi Kinerja Internal |
|
|---|
| Alumni IKPB Yogyakarta di Belitong Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi |
|
|---|
| Kisah Vallerie, Kaget Lihat Pengumuman Namanya Lulus Seleksi Rapor SMA Unggul Garuda Baru |
|
|---|
| Bupati Beltim Kukuhkan PTI Satpol PP, Perkuat Pengawasan Internal |
|
|---|
| Bupati Beltim Pastikan Perpanjang PPPK Satpol PP-Damkar, Minta Patroli Tanpa Tebang Pilih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260417-SIAP-BERANGKAT-Kepala-UPT-Puskesmas-Manggar-dr-Faradela.jpg)