Biodata Deddy Dores, Sukses Orbitkan Nike Ardilla, tapi Anaknya Terhimpit Ekonomi hingga Jual Mata
Deddy Dores adalah sosok yang mengorbitkan Nike Ardilla. Dikenal sebagai maestro musik, hal ini ternyata tak sejalan ...
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: M Zulkodri
Ringkasan Berita:
- Deddy Dores sukses mengorbitkan mendiang Nike Ardilla menjadi penyanyi pop legendaris, namun putranya bernama Calvin Dores kini hidup dengan himpitan ekonomi hingga harus jual mata.
- Sebelum mengambil keputusan tersebut, Calvin Dores mengaku sudah berusaha keras mencari penghasilan melalui industri kreatif.
- Ia tetap aktif menjual lagu dan bekerja di berbagai bidang, namun kebutuhan hidup yang semakin tinggi membuat dirinya kesulitan memiliki tabungan untuk masa depan anak.
POSBELITUNG.CO -- Deddy Dores dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu legendaris Indonesia.
Kepiawaiannya dalam dunia seni musik suskes membuat karier almarhumah Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi atau Nike Ardilla melambung.
Deddy Dores adalah sosok yang mengorbitkan Nike Ardilla.
Dikenal sebagai maestro musik, hal ini ternyata tak sejalan dengan nasib anak Deddy Dores yang kini harus berjuang hidup karena himpitan ekonomi.
Calvin Dores, anak Deddy Dores dari istri ketiganya, Dagmar C Sunardi, kini berkeinginan untuk menjual mata demi masa depan anak.
Sebelum mengambil keputusan tersebut, Calvin Dores mengaku sudah berusaha keras mencari penghasilan melalui industri kreatif.
Baca juga: Biodata Vasco Ruseimy, Wagub Sumbar Ungkap Detik-Detik Kecelakaan, Singgung soal Maut
Ia tetap aktif menjual lagu dan bekerja di berbagai bidang, namun kebutuhan hidup yang semakin tinggi membuat dirinya kesulitan memiliki tabungan untuk masa depan anak.
Biodata Deddy Dores
Deddy Dores lahir di Surabaya, 28 November 1950 dengan nama asli Deddy Supriyadi.
Ia dikenal sebagai musisi, penyanyi, dan pencipta lagu legendaris Indonesia dengan ciri khas kacamata hitam dan jaket kulit.
Dikutip dari Wikipedia, Dores sempat membangun sebuah grup band yang diberi nama Rhapsodia, yang sempat berganti nama menjadi Freedom of Rhapsodia pada tahun 1969 hingga tahun 1972.
Dores juga pernah tergabung dalam sebuah band rock bernama Super Kid bersama Deddy Stanzah dan Jelly Tobing yang didirikan pada tahun 1975.
Selain itu, Dores juga pernah tampil dan bergabung bersama God Bless.
Nama Deddy Dores semakin dikenal luas sejak menjadi produser dan pencipta lagu untuk penyanyi Nike Ardilla pada tahun 1989.
Tahun 1987, Nining Ningsihrat, ibunda Nike memboyong Nike ke Himpunan Artis Penyanyi Musisi Indonesia (HAPMI) asuhan Djadjat Paramor.
Di sana ia bertemu dengan Deni Kantong, guru menyanyinya, dan Deni Sabrie yang kemudian menjadi manajernya.
Deni Kantong dan Sabrie memperkenalkannya pada Deddy.
Deddy membuatkan beberapa lagu untuk album pertama Nike yang bertajuk Seberkas Sinar yang terjual lebih dari 500.000 ribu keping pada tahun 1990.
Sebelumnya Deddy juga sempat menyatukan Nike dengan dua anak didik Deddy dan Deni bernama Deni Angels bersama Cut Irna dan Lady Avisha.
Tahun 1992, Nike merilis album keduanya bertajuk Bintang Kehidupan dengan motor penggerak Deddy.
Lalu, mendapatkan sambutan luar biasa dan terjual dengan angka fantastis, yaitu 2 juta keping.
Selanjutnya Nike merilis album-album yang menjadi best seller. Album terakhir Nike, Sandiwara Cinta.
Dari data terakhir setelah meninggalnya Nike tahun 1995, terjual 2 juta keping juga.
Baca juga: Biodata Karen Hertatum Istri Dede Sunandar, Ngaku Diselingkuhi dan di-KDRT Suami: Aku Dihajar
Di tangan Deddy, Nike menjadi pop star untuk enam album.
Deddy berhasil mencetak mega bintang baru pada musik pop (pakai unsur rock sedikit) dengan formula lirik cinta yang manis, melodi standar dan keharusan lain: penyanyinya cantik.
Upaya Deddy terus mengorbitkan Nike terhenti saat Nike tewas kecelakaan, 19 Maret 1995.
Kepergian Nike sepertinya meninggalkan duka begitu mendalam bagi Deddy saat itu.
Dia bahkan sempat membuat sebuah lagu yang dipersembahkan untuk almarhumah.
Deddy Dores menghembuskan nafas terakhir pada usia 65 tahun, Selasa (17/5/2016), di sebuah rumah sakit di Bintaro, Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka, Jalan Kasuari, Bintaro Jaya Sektor 9.
Anak Deddy Dores Jual Mata
Anak Deddy Dores dari istri ketiganya, Calvin Dores, nakat jual mata karena himpitan ekonomi.
Demi masa depan anaknya, Calvin Dores mengaku keputusan menjual bola matanya sudah bulat.
Himpitan ekonomi yang tinggi membuat dirinya merasa terdesak agar istri dan anak-anaknya tidak terus hidup dalam kesulitan.
Niat Calvi menjual matanya terungkap dalam unggahan emosional di media sosial.
Saat dikonfirmasi secara langsung, Calvin membenarkan unggahan menyentuh hati tersebut.
Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil bukan untuk memenuhi kebutuhan harian, melainkan demi masa depan anak-anaknya agar bisa hidup dengan layak.
"Ya saya bukan buat kehidupan sehari-hari, tapi lebih uang buat masa depan anak. Makanya saya mau jual mata saya ini," ujar Calvin Dores saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Minggu (17/5/2026).
Disinggung soal harta warisan dari Deddy Dores, Calvin menegaskan dirinya tidak menerima aset atau warisan dari mendiang sang ayah.
Calvin Dores mengaku kehidupannya saat ini sangat berbeda dibanding masa kecilnya ketika sang ayah masih berjaya di dunia hiburan.
Ia merasa sedih melihat kondisi anak-anaknya yang hidup jauh dari kata berkecukupan.
"Udah bulat Mas, karena saya gak mau melihat istri dan anak saya kesusahan. Ya saya pasti bandingin lah ketika saya kecil kehidupan saya gimana dengan anak saya sekarang, kehidupannya jauh berbeda."
"Saya merasa jadi ayah yang gagal ketika melihat anak saya, kehidupannya tuh jauh dari kata kurang," ungkap Calvin Dores dengan nada sedih, dikutip dari WartaKotalive.com.
Sebelum mengambil keputusan tersebut, Calvin Dores mengaku sudah berusaha keras mencari penghasilan melalui industri kreatif.
Ia tetap aktif menjual lagu dan bekerja di berbagai bidang, namun kebutuhan hidup yang semakin tinggi membuat dirinya kesulitan memiliki tabungan untuk masa depan anak.
"Saya kerja mah udah kok. Saya jual lagu dan sebagainya, cuma ya kebutuhan hidup sekarang tinggi. Jadi, saya enggak ada uang buat masa depan anak," jelasnya.
Rencana menjual bola mata itu sebenarnya mendapat penolakan dari banyak pihak, termasuk rekan sesama pencipta lagu.
Calvin mengaku sudah beberapa kali dinasihati agar bersabar dan tidak mengambil langkah nekat tersebut.
Bahkan, beberapa tokoh politik disebut sempat menghubunginya untuk menanyakan langsung kondisi yang sedang dihadapinya.
Meski begitu, Calvin Dores menegaskan dirinya tidak ingin dikasihani atau meminta-minta bantuan kepada orang lain.
Ia memilih mengambil keputusan sendiri meski harus mengorbankan organ tubuhnya.
"Saya bukan tipikal orang yang minta-minta Mas. Saya enggak mau merepotkan banyak orang, enggak mau dikasihani. Jadi, saya memilih langkah ini," tegasnya.
Calvin Dores juga mengaku kondisi mentalnya kini sudah berada di titik terendah akibat tekanan hidup yang terus dialami. Ia bahkan merasa sudah pasrah jika harus kehilangan salah satu penglihatannya.
"Jujur, kondisi saya sekarang sudah depresi banget lah. Makanya saya mau jual mata. Saya sudah tahu seisi dunia seperti apa, apa yang perlu saya lihat lagi? Kalau mata saya hilang satu juga gak masalah kok," ucap Calvin Dores.
Kini, Calvin Dores membuka peluang bagi siapa pun yang membutuhkan donor mata tersebut untuk menghubunginya.
Ia bahkan tidak mematok harga tertentu selama organ tubuhnya bisa membantu masa depan anak-anaknya.
"Selama ini saya berusaha sendiri. Kalau memang mata saya laku dan berguna biar orang bisa melihat, hubungi saya aja mau bayar berapa," pungkasnya.
(Bangkapos.com/TribunStyle.com/Surya.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260518-ftrded.jpg)