Kematian Dipolomat Muda Arya Daru

Keluarga Mengaku Diteror, Makam Diplomat Muda Arya Daru Berantakan Hingga Dapat Amplop Misterius

Misteri kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri RI, Arya Daru Pangayunan, masih menyisakan banyak pertanyaan.

Penulis: Lisa Lestari | Editor: Teddy Malaka

POSBELITUNG.CO - Misteri kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri RI, Arya Daru Pangayunan, masih menyisakan banyak pertanyaan.

Setelah ditemukan meninggal dengan kondisi tragis di Menteng, Jakarta Pusat, teka-teki semakin rumit dengan munculnya dua kejadian janggal: makamnya dirusak orang tak dikenal dan amplop cokelat misterius yang tiba-tiba sampai di rumah duka.

Pada 15 Juli 2025, keluarga yang berziarah mendapati makam Arya masih rapi dengan bunga tabur menghiasi pusara.

Namun, sebelas hari kemudian, 26 Juli, penjaga makam menemukan kondisi mencurigakan, tanah kubur berantakan, bunga tabur hilang, dan di dekat nisan justru ada bunga mawar putih yang tampak sengaja diletakkan seseorang.

Bagi keluarga, kejadian ini bukan sekadar gangguan biasa, tetapi mengesankan bahwa makam mungkin sengaja dibuka atau digali kembali.

Hingga kini, pelakunya belum diketahui. Tidak lama setelah pemakaman, saat acara tahlilan, seorang pria asing datang dan menyerahkan amplop cokelat kepada asisten rumah tangga almarhum sambil berpesan singkat, “Ini untuk almarhum.”

Ketika dibuka oleh keluarga, isi amplop tersebut membuat merinding: tiga potongan styrofoam berbentuk bunga kamboja, hati, dan bintang.

Potongan-potongan itu dibuat rapi, tanpa warna tambahan, seolah memiliki makna simbolis tertentu.

Benda-benda tersebut telah diserahkan kepada pihak kepolisian, tetapi keluarga mengaku belum menerima kejelasan tindak lanjut hingga pertengahan September.

Kekecewaan keluarga semakin mendalam karena mereka berharap adanya transparansi dari aparat penegak hukum.

Misteri kematian Arya Daru bukan hanya duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi perhatian publik mengingat posisinya sebagai diplomat muda Kemenlu.

Keluarga menyatakan telah bertemu Menteri Luar Negeri RI pada 8 September 2025.

Dalam pertemuan itu, Menlu menyampaikan dukungan penuh agar penyelidikan kasus ini terus dilanjutkan sampai tuntas.

Dukungan tersebut memberi harapan baru bagi keluarga, meski jawaban pasti mengenai penyebab kematian Arya Daru dan rangkaian kejadian janggal pascapemakamannya masih belum jelas.(*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved