Video
Longsor Sibolga Sumut: 5 Tewas, 17 Rumah Rusak Dihantam Material Tebing
Lima warga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang terjadi di Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut) sejak Selasa (25/11/2025).
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Novita
Ringkasan Berita:
- Lima orang tewas dan empat hilang akibat longsor yang melanda Sibolga sejak Selasa (25/11/2025).
- Sebanyak 17 rumah rusak, termasuk delapan unit yang mengalami kerusakan berat.
- Tiga warga mengalami luka-luka dan jaringan listrik serta telekomunikasi terganggu.
POSBELITUNG.CO - Lima warga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang terjadi di Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut) sejak Selasa (25/11/2025).
Selain korban meninggal, empat orang lainnya dinyatakan hilang dan diduga tertimbun material longsor.
“Empat orang hilang atau masih dalam proses pencarian, lima meninggal dunia dan tiga warga mengalami luka-luka,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Rabu (26/11/2025).
Ferry menjelaskan, peristiwa longsor di Sibolga pada hari Selasa terjadi di lima lokasi berbeda.
Selain menyebabkan korban jiwa dan luka-luka, total 17 unit rumah dilaporkan rusak akibat longsoran, dengan delapan di antaranya mengalami kerusakan berat.
Di samping itu, aliran listrik serta jaringan telepon turut terdampak karena beberapa infrastruktur hancur.
Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama tim gabungan masih bekerja di lapangan untuk mengevakuasi korban, membersihkan material longsor, dan melakukan tindakan penanganan lainnya.
“Kami terus melanjutkan pencarian bersama BPBD dan para pemangku kepentingan terhadap korban yang belum ditemukan. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar disiapkan lokasi pengungsian bagi warga yang terdampak,” kata Ferry.
Kesulitan Komunikasi, Polda Sumut Kirimkan HT hingga Mobil Satelit ke Sibolga
Polda Sumut mengirimkan bantuan berupa perangkat komunikasi untuk mendukung proses penanganan banjir dan longsor di Sibolga.
Pengiriman alat ini dilakukan karena jaringan listrik, internet, dan komunikasi di wilayah terdampak mengalami gangguan akibat bencana.
Ferry menjelaskan bahwa terganggunya jaringan membuat laporan kondisi terbaru dari Sibolga ke Medan menjadi sulit diterima.
Ia menyebutkan bahwa Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Bid TIK) Polda Sumut mengirimkan 50 unit handy talkie sebagai sarana komunikasi bagi petugas di lapangan.
Selain itu, dua mobil repeater atau penguat sinyal juga diberangkatkan menuju lokasi terdampak.
Satu mobil komunikasi berbasis satelit ikut dikerahkan, ditambah satu unit Starlink sebagai akses internet darurat.
Ferry menambahkan bahwa pihaknya turut mengirimkan drone untuk memantau kondisi lapangan dari udara.
“Perangkat-perangkat ini dikirim supaya komunikasi di lapangan dan proses pelaporan dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya.
Pengiriman perlengkapan komunikasi tersebut dilakukan sejak Selasa malam setelah infrastruktur jaringan dilaporkan hancur.
Selain perangkat, Polda Sumut juga menurunkan delapan personel ahli di bidang teknologi jaringan dan internet.
“Tim berangkat bersama personel Samapta dan Brimob,” tutupnya.
Evakuasi Warga
Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias melalui Pos SAR Sibolga mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Aek Muara Pinang, Kota Sibolga, pada Selasa (25/11/2025) dini hari.
Sibolga merupakan sebuah kota di pesisir barat Sumatra Utara yang terletak di tepi Teluk Tapian Nauli.
Daerah ini dikenal sebagai “Kota Ikan” sekaligus pusat aktivitas pelabuhan karena sejarahnya sebagai wilayah perdagangan laut.
Banjir dan longsor terjadi di sejumlah titik seperti Perumahan Pandan Asri, BKKBN, Sibuluan Nauli, Sibuluan Rindu Alam, Hajoran, Perumahan Pandai Permai dekat Matauli, Tangga Seratus Sibolga, Klinik Yakin Sehat Sibuluan Lambok, Sibuluan Hotagodang, dan Jalan Sipansihaporas.
“Pos SAR Sibolga menempuh waktu sekitar 20 menit untuk tiba di lokasi,” terang Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025).
Setelah menerima laporan, Kantor SAR Nias melalui Pos SAR Sibolga langsung mengirim tim penyelamat yang terdiri dari lima personel Pos SAR dan dibantu 14 ABK KN SAR Nakula sekitar pukul 02.40 WIB untuk melakukan assessment dan penanganan.
KN SAR Nakula merupakan kapal cepat milik Basarnas yang digunakan dalam operasi penyelamatan di wilayah perairan barat Sumatra Utara, dengan markas di Pelabuhan Sibolga.
Tim penyelamat tiba di lokasi sekitar pukul 03.00 WIB.
Unsur SAR yang terlibat meliputi tim Pos SAR Sibolga dan juga keluarga korban.
Kendala yang dihadapi di lapangan adalah kondisi cuaca yang masih diguyur hujan.
“Menurut data BMKG, cuaca memang berada pada intensitas hujan sedang hingga lebat,” kata Syafii.
Perlengkapan utama dan pendukung yang digunakan dalam operasi meliputi LCR, peralatan medis SAR, perangkat komunikasi, APD personal, hingga kantong jenazah sebagai kelengkapan siaga.
Ringkasan Berita:
- Lima orang tewas dan empat hilang akibat longsor yang melanda Sibolga sejak Selasa (25/11/2025).
- Sebanyak 17 rumah rusak, termasuk delapan unit yang mengalami kerusakan berat.
- Tiga warga mengalami luka-luka dan jaringan listrik serta telekomunikasi terganggu.
- Polisi dan tim gabungan masih melakukan pencarian, evakuasi, serta pembersihan material longsor.
- Polda Sumut mengirim 50 HT, dua mobil repeater, satu mobil satelit, satu perangkat Starlink, dan drone ke Sibolga.
- Pengiriman peralatan komunikasi dilakukan karena rusaknya jaringan internet dan listrik di lokasi bencana.
- Sebanyak delapan personel ahli teknologi ikut diberangkatkan bersama tim Samapta dan Brimob.
- Pos SAR Sibolga mengevakuasi warga terdampak banjir di Aek Muara Pinang pada Selasa dini hari.
- Banjir dan longsor terjadi di banyak titik seperti Perumahan Pandan Asri, Tangga Seratus, hingga Sibuluan Hotagodang.
- Tim SAR menghadapi hambatan hujan intensitas sedang hingga tinggi saat melakukan penyelamatan dan pencarian.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bencana Longsor di Sibolga Sumut: 5 Warga Tewas, 17 Rumah Rusak
| Video: Korban Tewas Iran 3.468 Orang, AS Lebih Tinggi, Hormuz Ditutup, IRGC Tembaki Tanker India |
|
|---|
| Video: AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Teheran Ancam Balas, Gencatan Senjata Terancam |
|
|---|
| Video: Total 100 Miliar Dolar Aset Iran Dibekukan, Dimulai Sandera Warga AS, Jadi Syarat Damai Trump |
|
|---|
| Video: Pesawat Terancam Mogok Terbang, Stok BBM Menipis, Penerbangan Batal Imbas Blokade Hormuz |
|
|---|
| Video: Iran Tawarkan Akses Hormuz, Syaratnya AS Hentikan Serangan dan Tekanan |
|
|---|