Video

Video: Dari Simbol Negara ke Polemik Uang Kertas, Nama Donald Trump Dipersoalkan

Pengumuman Departemen Keuangan ini menuai kemarahan dan sindiran, setelah rencana Donald Trump akan menjadi presiden petahana Amerika Serikat.

Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah

POSBELITUNG.CO -- Pengumuman Departemen Keuangan ini menuai kemarahan dan sindiran, setelah rencana Donald Trump akan menjadi presiden petahana Amerika Serikat pertama yang tanda tangannya tertera pada uang kertas dolar AS.

“Setidaknya kita akan ingat siapa yang bertanggung jawab atas penurunan nilainya,” cuit ahli strategi Partai Republik sekaligus kritikus Trump, Mike Madrid, mengutip AL.com.

“Ini menjijikkan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai Amerika,” ujar Anggota Kongres Shontel Brown.

“Tapi setidaknya ini akan mengingatkan kita kepada siapa kita harus berterima kasih ketika harga bensin, barang, dan bahan makanan menjadi lebih mahal.”

Jurnalis independen Terry Moran juga mengomentari langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, yakni pencantuman nama Trump pada mata uang.

“Ada alasan mengapa Washington tidak melakukan ini. Jackson tidak melakukan ini. Lincoln tidak melakukan ini.

TR tidak melakukan ini. FDR tidak melakukan ini. Reagan tidak melakukan ini. Mereka semua adalah patriot Amerika sejati,” cuit Moran.

“Ini adalah sesuatu yang biasa Anda lihat di negara-negara republik pisang, dari para penguasa otoriter yang ingin mengultuskan diri seperti tokoh kartun.”

Sebelumnya, tanda tangan Trump akan muncul bersama tanda tangan Menteri Keuangan Scott Bessent, sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dan disebut akan menandai peringatan 250 tahun Amerika Serikat.

(Posbelitung.co)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved