Video

Video: Bocah 11 Tahun Tewas di Pos Keamanan Teheran Tuai Sorotan Internasional

Sorotan ini menguat setelah seorang bocah dibawah umur dilaporkan tewas saat bertugas di pos pemeriksaan keamanan yang berlokasi di ibu kota Iran.

Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah

POSBELITUNG.CO -- Kebijakan perekrutan remaja oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di tengah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel menuai perhatian internasional.

Sorotan ini menguat setelah seorang bocah dibawah umur dilaporkan tewas saat bertugas di pos pemeriksaan keamanan yang berlokasi di ibu kota Iran.

Peristiwa tragis menimpa Alireza Jafari, seorang siswa sekolah dasar berusia 11 tahun, dilaporkan tewas dalam serangan udara saat membantu ayahnya bertugas di pos pemeriksaan keamanan di Teheran pada 11 Maret.

Sang ibu, Sadaf Monfared, mengungkapkan bahwa suaminya membawa Alireza karena kekurangan personel di lokasi.

Mereka saat itu membantu patroli milisi paramiliter sukarelawan Iran atau Basij untuk menjaga keamanan kota.

Pada hari kejadian, situasi di Teheran dilaporkan tengah tegang seiring meningkatnya konflik di kawasan.

Alireza dan ayahnya berada di salah satu pos tersebut ketika serangan udara tiba-tiba terjadi.

BBC International menyebut serangan itu diduga berasal dari pesawat tak berawak yang menargetkan area pos keamanan.

Ledakan yang terjadi mengakibatkan Alireza dan ayahnya tewas di lokasi.

Pihak Pasukan Pertahanan Israel menyatakan tidak dapat memastikan kebenaran laporan tersebut tanpa adanya data koordinat lokasi serangan, sementara informasi yang beredar masih bersumber dari laporan internal Iran.

Kematian Alireza kemudian menjadi sorotan, terutama setelah terungkap bahwa ia masih berstatus pelajar sekolah dasar dan ikut terlibat dalam aktivitas penjagaan keamanan.

(Posbelitung.co)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved