Video
Video: Donald Trump Didesak Dicopot Usai Unggahan Terbarunya Ancam Iran dengan Kata Kasar
Unggahan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di media sosial pada hari Paskah telah memicu seruan bar.
POSBELITUNG.CO -- Unggahan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di media sosial pada hari Paskah telah memicu seruan baru untuk memberlakukan Amandemen ke-25.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump melontarkan kata-kata kasar dan menulis "Segala puji bagi Allah" sambil kembali mengancam Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz di tengah perang dengan Iran yang masih terus berkobar.
Senator AS Chris Murphy, seorang politisi Demokrat dari Connecticut, mendesak kabinet pemerintahan Trump untuk mempertimbangkan Amandemen ke-25 , yang memungkinkan untuk memberhentikan presiden dari jabatannya dalam kondisi tertentu.
Dia menyebut presiden Trump "benar-benar sudah tidak waras" dengan unggahan terbarunya itu.
"Jika saya berada di Kabinet Trump, saya akan menghabiskan Paskah dengan menghubungi pengacara konstitusional tentang Amandemen ke-25," tulisnya.
"Dia (Trump) sudah membunuh ribuan orang. Dia akan membunuh ribuan orang lagi."
Angka "ribuan" kemungkinan merujuk pada warga sipil di seluruh Timur Tengah yang terjebak dalam baku tembak perang serta personel militer Iran.
Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di AS, HRANA, melaporkan bahwa 3.531 orang telah tewas, di antaranya 1.607 warga sipil, dan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah mengatakan setidaknya 1.900 orang telah tewas dan 20.000 terluka dalam serangan tersebut sejauh ini, menurut Reuters.
Belum lagi 13 anggota militer AS yang dilaporkan telah meninggal selama perang dengan Iran.
(Posbelitung.co)
| Video: Intelijen AS Bocorkan Iran Pulihkan 90 Persen Situs Rudal, Stok Senjata Trump Kini Terancam |
|
|---|
| Video: Ardhito Pramono Ungkap Alasan Jatuh Hati dengan Davina Karamoy |
|
|---|
| Video: Khawatir Diserang Iran, Arab Saudi Tolak Project Freedom AS, Geram Pengumuman Mendadak Trump |
|
|---|
| Video: Iran Andalkan Jalur Kereta China Tembus Blokade Laut AS |
|
|---|
| Video: Ketegangan Mereda, Iran Ancam Balas Lebih Keras Jika AS Kembali Ganggu, Teheran Tak Main-main |
|
|---|