Video
Video: Negosiasi Buntu! Trump Ultimatum Iran: Kini Harus Bayar Harganya
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Iran terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri permusuhan.
POSBELITUNG.CO – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Iran terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri permusuhan antara Washington dan Teheran.
Donald Trump pun memperingatkan bahwa Iran "harus membayar harganya".
Pernyataan tersebut disampaikan Trump setelah terjadi baku tembak antara pasukan Iran dan AS yang menyusul beberapa hari ketegangan yang berfluktuasi di wilayah tersebut ketika Israel dan Iran saling melancarkan serangan militer sebelum mundur.
“Militer Iran benar-benar kacau. Sebagian besar, seperti Angkatan Laut dan Angkatan Udara mereka, bahkan sudah tidak ada lagi. Mereka telah sepenuhnya dikalahkan. Iran hanya banyak bicara dan tidak bertindak,” ungkap Trump di platform Truth Social miliknya, Rabu (10/6/2026).
“Mereka terlalu lama bernegosiasi untuk kesepakatan yang seharusnya menguntungkan mereka, sekarang mereka harus membayar harganya," lanjut Trump.
Diberitakan Anadolu Agency, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan jet tempur AS menyerang sistem pertahanan udara dan situs radar Iran di dekat Selat Hormuz sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pada Rabu pagi bahwa mereka melancarkan serangan balasan terhadap 21 target militer Amerika di pangkalan udara dan angkatan laut AS di seluruh wilayah tersebut.
(Youtube Pos Belitung)
| Video: Ancaman Keras Trump! Hancurkan Iran Jika Teheran Tolak Perjanjian dengan AS |
|
|---|
| Video: Amanda Manopo Comeback Cepat Setelah Melahirkan, Momen Manis dengan Kenny Disorot |
|
|---|
| Video: Paula Verhoeven Terseret Kasus Dugaan Penipuan Umrah, Tegaskan Hanya Talent Program TV |
|
|---|
| Video: Ruben Onsu Ultimatum Giorgio Antonio Segera Nikahi Sarwendah, Tak Terima Anak Panggil Papa |
|
|---|
| Video : Ruben Onsu Tegur Giorgio Antonio, Minta Nikahi Sarwendah Dulu Sebelum Dekat dengan Anak |
|
|---|