Rendezvous

Liburan Nyepi Berkah Bagi Penduduk Sijuk Sewakan Pelampung untuk Wisatawan Pantai Tanjung Tinggi

libur Hari raya Nyepi menjadi Berkah tersendiri bagi pengusaha jasa penyewaan pelampung di pantai Tanjung tinggi, kecamatan Sijuk

Liburan Nyepi Berkah Bagi Penduduk Sijuk Sewakan Pelampung untuk Wisatawan Pantai Tanjung Tinggi
Posbelitung/Suharli
Ogi menyusun pelampung yang akan disewakan kepada pengunjung Pantai Tanjong Tinggi, Belitung. (18/3/2018). 

Laporan wartawan Pos Belitung Suharli

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - libur Hari raya Nyepi menjadi Berkah tersendiri bagi pengusaha jasa penyewaan pelampung di pantai Tanjung tinggi, kecamatan Sijuk. (17/3/2018)

Batu-batu granit besar dan tinggi menghiasi hamparan pasir putih Pantai Tanjung tinggi, ditambah lagi dengan gelombang kecil dan jernihnya air laut membuat daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menceburkan diri ke air laut.

Iwan menarik perahu karet sewaannya, kebibir pantai tanjong tinggi, (18/3/2018).
Iwan menarik perahu karet sewaannya, kebibir pantai tanjong tinggi, (18/3/2018). (Posbelitung/Suharli)

Banyaknya wisatawan berkunjung, membuat Peluang usaha bagi penduduk sekitar Desa Sijuk, terutama jasa penyewaan pelampung di Pantai Tanjung tinggi oleh Ogi (17) yang masih berstatus pelajar duduk di kelas dua, di SMA satu Sijuk, memilih jasa penyewaan untuk mengisi waktu luangnya ketika pulang sekolah maupun hari libur.

"Dapat uang buat ditabung, sapa tau kedepannya bisa buat modal kuliah," ungkap Ogi saat ditemui posbelitung.co saat sedang menunggu wisatawan menyewa pelampung miliknya (17/3).

Ogi mengaku sudah menekuni profesi jasa sewa pelampung sejak 2 tahunan lalu, tarif sewanya pun bervariasi dari mulai Rp 10 ribu rupiah sampai dengan Rp 70 rupiah. 

Tak hanya pelampung, kapal karet dan kacamata selam dijual untuk wisatawan yang tidak membawa perlengkapan berenang di Pantai Tanjung tinggi.

"Kalau libur gini banyak wisatawannya, yang nyewapun lumayan banyak, sore apa lagi ramai, lain kalau hari biasa pengunjung tidak banyak," ungkapnya.

Ogi mengaku dari uang sewa yang didapatkannya dikumpulkan untuk tambahan biaya sekolahnya.

"Uangnya ku tabung, sapa tau besoknya mau kuliah, jadi lah ade simpanan dikit-dikit" ungkap Ogi.

Ogi tidak sendiri, banyak teman-teman sebayanya membuka jasa yang sama seperti dirinya, Iwan (16) misalnya yang juga menyewakan jasa pelampung mengaku,

"Misal sepi bosan nunggunya, kalau rame gini senang juga," ungkap iwan.

Tidak hanya untuk memakai tempat wisata untuk mencari rejeki, disore hari ketika pengunjung sudah mulai sepi, Ogi dan teman-temannya beramai-ramai membersihkan pantai dari sampah-sampah dedaunan maupun yang hanyut di pantai.

Ditambah lagi musim barat potongan rumput-rumput laut yang hanyut ke bibir pantai.

"Ya mau gimana lagi, kalau gak kita yang bersihin, siapa lagi nanti," ungkapnya. (q5)

Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help