Juru Bicara FPI Tuding Ada Kejanggalan Sebelum Penangkapan Habib Rizieq Shihab, Begini Jelasnya

"Arab Saudi sangat melarang keras segala bentuk jargon, label, atribut, dan lambang apa pun yang berbau terorisme seperti ..."

Juru Bicara FPI Tuding Ada Kejanggalan Sebelum Penangkapan Habib Rizieq Shihab, Begini Jelasnya
Akhdi Martin Pratama
Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab saat mengunjungi lokasi banjir di kawasan Pejaten Timur, Jakarta Selatan pada Rabu (22/2/2017) 

POSBELITUNG.CO -- Ketua FPI Habib Rizieq Shihab sempat diperiksa kepolisian Arab Saudi selama lebih dari 24 jam pada Selasa (6/11/2018) waktu setempat.

Juru Bicara FPI, Slamet Ma'arif angkat bicara soal penangkapan Rizieq Shihab di Arab Saudi tersebut.

Hal itu diungkapkan Slamet saat melakukan teleconference di acara Apa Kabar Indonesia Malam, Rabu (7/11/2018).

Slamet mengatakan pihaknya mendapatkan informasi pemeriksaan Rizieq Shihab dari rekan-rekan yang ada di Arab.

"Kita denger kabar dari kawan-kawan di sana ada upaya kembali upaya pendzoliman imam kita, yang mengakibatkan Habib Rizieq memberikan klarifikasi pada pihak keamanan di Saudi Arabia," ujar Slamet.

Pembawa acara tersebut pun menanyakan alasan pemeriksaan Rizieq Shihab bisa disebut sebagai upaya pendzoliman.

Baca: Pengacara Singgung Pemasang Bendera, Ini 6 Fakta Baru Penangkapan Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi

Baca: Lion Air JT633 Rute Bengkulu-Cengkareng Tabrak Tiang, Sayap Kiri Pesawat Robek

"Kenapa alasan ada pendzoliman," tanya pembawa acara Apa Kabar Indonesia Malam.

Slamet lalu menyebutkan ada beberapa kejanggalan saat penangkapan Rizieq Shihab.

"Ada beberapa kejanggalan-kejanggalan dari kejadian itu," ujarnya.

Kejanggalan tersebut terlihat dari pelepasan CCTV hingga penangkapan di rumah Rizieq yang seakan telah terkoordinisir dengan baik.

Halaman
1234
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved