Perkembangan Wisata Belitung
Investasi Tiga Hotel Ini Berkisar Rp 350-400 Miliar
Tiga perusahaan besar sudah mengantongi dana segar untuk segera membangun hotel megah di pantai wisata Tanjung Tinggi Belitung.
Laporan Wartawan Pos Belitung Wahyu Kurniawan
POSBELITUNG.COM, SIJUK - PT Bumi Asri Pratama (BAP) dan PT Graha Billiton Ungkara (GBU), yang merupakan anak perusahaan PT Ranati mendapatkan suntikan modal dari sejumlah investor dalam negeri.
Ia memastikan dua perusahaan itu sudah memiliki dana segar. Penandatanganan kerjasama dengan investor juga sudah dilakukan sejak tahun lalu.
GBU rencananya akan membangun lebih dulu dalam kurun September-Oktober 2015 mendatang di atas lahan seluas tujuh hektar. Setelah itu BAP diproyeksikan menyusul paska enam bulan sampai satu tahun setelah GBU dioperasionalkan.
Hotel BAP akan dibangun di atas lahan seluas 10 hektar dengan kapasitas hingga 120 kamar. Baik GBU dan BAP belum menentukan nama operator yang akan mengelola hotel.
"Yang jelas kami akan menggunakan operator besar bertaraf internasional dan namanya pasti sudah tidak asing lagi di telinga," kata Rining.
Hotel GBU dan BAP akan dibangun berkisar 3-5 lantai. Sedangkan hotel Lor In akan dibangun tiga lantai saja. Rining mengaku sengaja tidak menggunakan bangunan yang tinggi.
Selain karena faktor estetika, wisatawan asing juga dianggap tidak terlalu suka menginap di hotel berlantai tinggi.
Ketiga hotel ini pun akan mengusung konsep natural menggunakan berbagai material kayu alam pada bangunannya.
"Memang kami harus membangun lebih melebar, bukan ke atas. Sebab kalau dibikin gedung gedung tinggi, di negara maju sudah banyak, mereka juga pinginnya hotel itu masih ada nuansa kayunya," papar Rining.
Soal biaya, Rining menyebut tiga hotel yang akan dibangun membutuhkan investasi antara Rp 100-150 miliar. Dengan begitu, pihak perusahaan harus menyiapkan dana segar setidaknya Rp 300-450 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-foto_20150601_104711.jpg)