Habis Lebaran, Pembeli Motor di Negeri Laskar Pelangi Menurun

Penjualan motor di Kabupaten Belitung menurun usai lebaran.

Penulis: Novita |
google
Ilustrasi foto 

Laporan Wartawan Pos Belitung Novita


POSBELITUNG.COM, TANJUNGPANDAN - Angka penjualan sepeda motor di Belitung mengalami penurunan usai lebaran tahun ini.

Penurunan penjualan diperkirakan akibat lesunya perekonomian yang membuat daya beli masyarakat menurun. Sementara untuk penjualan sepeda motor menjelang lebaran, mengalami peningkatan dibanding hari biasanya.

Pemimpin CV Sumber Jadi (main dealer motor Yamaha Bangka Belitung) cabang Tanjungpandan, Chandra. Dia mengatakan setelah lebaran angka penjualan menurun karena memang kondisi pasar seperti itu.

Chandra mengemukakan pada saat menjelang lebaran kemarin penjualan motor Yamaha meningkat 35 persen jika dibandingkan penjualan di bulan Juni 2015. Saat menjelang lebaran, pihaknya juga mengikuti Bazar Ramadan guna promosi dan penjualan. Setelah lebaran, angka penjualan menurun sekitar 30 persen.

"Dibandingkan (momen yang sama--red) tahun lalu, secara demand turun. Karena secara nasional juga turun akibat lesunya perekonomian. Data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia demand di tahun 2015 dibandingkan di 2014 menurun. Ekonomi begitu dan daya beli juga tidak begitu meningkat. Kalau secara promosi tetap kita lakukan dengan event dan promo ke luar daerah," kata Chandra kepada posbelitung.com, Senin (27/7/2015).

Chandra mengatakan tipe motor Yamaha yang paling banyak permintaannya adalah Mio M3, Mio Soul GT, NMax juga MX King. Untuk tipe sport ada Vixion, Bison FI yang baru masuk dan Yamaha MT 25.

Chandra mengatakan sejak pihaknya membuat event-event, memberikan dampak lumayan kepada Yamaha. Selain karena kualitas produk Yamaha, juga dari layanan after sales berupa servis dan suku cadang, serta jaringan yang sudah di-cover semua.

"Matic masih tetap menjadi permintaan tertinggi. Kalau kita lihat, matic memang lebih simpel. Secara perawatan juga lebih mudah. Dari konsumen mereka milihnya ke situ.
Kalau masalah penjualan semua merk pasti kena dampaknya. Itu secara nasional dan dari asosiasi juga begitu. Jauh berbeda dibandingkan dengan tahun lalu. Mudah-mudahan kita juga dibantu oleh OJK dengan adanya penurunan DP. Mudah-mudahan penjualan motor di Bangka maupun Belitung jadi meningkat," kata Chandra seraya menambahkan saat ini pihaknya telah melakukan soft opening CV Sumber Jadi di Manggar.

 Hal senada juga diutarakan Pemimpin PT Asia Surya Perkasa (main dealer motor Honda Bangka Belitung) cabang Tanjungpandan, Paulus Wiyatno. Ia mengemukakan saat usai lebaran, setiap hari pasti ada unit yang terjual. Akan tetapi mengalami penurunan 50 persen.

"Yang jelas daya beli masyarakat sudah berkurang, karena biaya-biaya mereka sudah habis dipakai untuk lebaran kemarin. Otomatis sudah dihabiskan saat lebaran kemarin. Tahun ajaran baru juga berpengaruh karena anak mereka (konsumen--red)harus sekolah. Juga karena faktor ekonomi yang melemah sehingga daya beli masyarakat juga ikut melemah," kata pria yang biasa disapa Paul ini kepada posbelitung.com beberapa waktu lalu. .

Tahun kemarin setelah lebaran penurunannya hanya 20 persen, namun sekarang turun 50 persen. Namun demikian, lanjut Paul, sekarang ini sudah mendekati awal bulan lagi. Dirinya berharap di awal bulan penjualan motor Honda akan kembali stabil.

Paul mengemukakan penjualan motor Honda setelah lebaran ini masih didominasi oleh jenis matic, yang dikuasai oleh BeAT (BeAT Pop dan BeATSporty). Peminat motor bebek dan motor sport sendiri tidak hilang sama sekali, melainkan hanya berkurang.

Menurut Paul saat ini memang konsumen lebih banyak beralih ke matic, sebagai motor dalam kota.
Dia menambahkan saat ini peminat motor matic premium yakni PCX masih banyak dan masih inden. Sekarang ini saja sudah ada 11 orang konsumen yang inden motor tersebut. Di awal bulan akan masuk 20 unit, yang 11 unit diantaranya telah menjadi milik konsumen.

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved