Ikan Birai Belitung Tembus Pasar Singapura
Hingga kini, terdapat hanya satu perusahaan di Kabupaten Belitung, biasa melakukan pengiriman ke luar negeri secara langsung.
Penulis: Disa Aryandi |
Laporan Wartawan Pos Belitung Disa Aryandi
POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Ikan lokal di perairan Kabupaten Belitung, tembus pasar negara Singapura. Jenis ikan ini, memiliki nilai harga cukup tinggi dikalangan pasar dunia, usai di fillet.
Kurung waktu 2015 ini, tercatat total pengiriman ikan mencapai 261,563 ton.
Pengiriman dilakukan secara ekspor ini, tidak dilakukan secara rutin. Hingga kini, terdapat hanya satu perusahaan di Kabupaten Belitung, biasa melakukan pengiriman ke luar negeri secara langsung.
Itu diketahui, lantaran pihak pengusaha secara rutin membuat surat kualitas ikan.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Belitung, Kuatno mengatakan, selain pengiriman ikan tersebut dilakukan secara ekspor ke Singapura, jenis ikan yang telah di fillet ini, dikirimkan ke Jakarta, Bangka maupun Pontianak.
Secara global, jenis ikan yang dikirim keluar daerah maupun luar negeri tersebut, berupa ikan tenggiri, sunok, ketarap, kakap merah, dan pisang-pisang. Selain itu, jenis udang lobster, kepiting maupun cumi - cumi menembus pasar dunia.
"Pemasaran kita sampai ke Singapura. Baik ikan maupun cumi, kepiting dan udang. Dari Januari sampai sekarang, khusus yang di ekspor ke Singapura totalnya ada 261,563 ton," kata Kuatno kepada posbelitung.com, Kamis (27/8/2015).
Khusus untuk pengiriman secara ekspor, kata Kuatno, hanya dilakukan ke Singapura. Pengiriman itu, tidak dilakukan secara rutin oleh pengusaha ikan di Kabupaten Belitung. Ekspor yang menggunakan jalur laut itu, hanya dilakukan ketika ada permintaan.
"Dari kita hanya satu perusahaan, yaitu CV Laut Jaya. Di tahun ini, rata-rata satu bulan, hanya dilakukan dua kali pengiriman. Kadang juga satu kali sebulan, tergantung permintaan dari pihak sana nya, dan pernah satu bulan itu tidak ada pengiriman," ucap dia.
Kuatno mengungkapkan, terbanyak jenis ikan yang dikirimkan secara ekspor yaitu, ikan Birai. Ikan jenis ini, lanjut dia, sangat jarang dikonsumsi oleh warga lokal. Rata-rata harga jual ikan birai tersebut, di Belitung berkisaran antara Rp 25.000,- hingga Rp 30.000,- perkilogram (KG).
"Setelah dibekukan baru dikirim ekspor. Tahun ini, kita ekspor nya hanya ke Singapura. Tapi di tahun sebelumnya, ada yang melakukan pengiriman ke Malayasia," pungkasnya.
Hanya Keluarkan Surat Pengiriman
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Belitung, Kuatno mengatakan, untuk melegalkan pengiriman ikan secara ekspor ke luar negeri, pihaknya hanya mengeluarkan rekomendasi surat pengiriman.
Namun, terlebih dahulu pengusaha yang mengajukan pengiriman ikan secara ekspor, harus memegang sertifikat kelayakan produksi, surat izin usaha perikanan (SIUP), dan Hazard Analysis Critical Control Point (Haccp) atau sertifikat yang menyatakan jaminan mutu.
"Kita sifat nya hanya mengeluarkan surat pengiriman dari pengajuan pengusaha. Tapi terlebih dahulu, mereka (pengusaha--red) harus mengirimkan sampal ikan yang hendak di kirim itu ke laboratorius, agar mendapatkan surat kualitas," kata Kuatno kepada posbelitung.com, Kamis (27/8/2015).
Dalam pengiriman ekspor ikan ini, kata dia, pihaknya memang tidak bisa mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD) atas pengiriman itu. Namun, klaim dari pengusaha itu mendapatkan legal pengiriman kepada negara lain.
"Kalau tidak ada surat itu, negara tujuan juga tidak mau menerima. Jadi kemungkinan ada ekspor secara ilegal, sangat kecil. Tapi kalau yang penyelundupan, itu kita tidak tau. Kalau penyelundupan, yang mungkin bisa dilakukan itu, ke dalam negeri, tapi jumlah kecil," pungkasnya.
Jumlah Pengiriman Ekspor Ikan Ke Singapura :
Januari : 23,183 ton
Februari : 51,58 ton
Maret : 66,8 ton
April : Kosong
Mei : 16 ton
Juni : 64 ton
Juli : 40 ton
Sumber : DKP Kabupaten Belitung
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/kuatno_20150831_094650.jpg)