GERHANA MATAHARI TOTAL
Melihat GMT Gunakan Kacamata Filter Matahari
"Pengamatan (GMT) hendaknya dilakukan dengan alat bantu pengamat yang dilengkapi flter khusus matahari,"
Laporan wartawan Pos Belitung, Tedja Pramana
POSBELITUNG.COM, TANJUNGPANDAN - Johan Muhammad, peneliti bidang matahari dan antariksa, Pusat Sains Antariksa LAPAN mengingatkan bahwa tidak aman bagi manusia untuk mengamati gerhana matahari total (GMT) secara langsung melalui mata telanjang.
"Pengamatan (GMT) hendaknya dilakukan dengan alat bantu pengamat yang dilengkapi flter khusus matahari," kata Johan Muhamad dalam paparannya pada Sosialisasi Gerhana Matahri Total (GMT) di Hotel Grand Hatika Belitung, Senin (30/11).
Menurut Johan, melihat matahari saat gerhana dan tidak ada gerhana itu berbahaya.
Ada baiknya kalau bisa menggunakan alat yang dilengkapi filter.
Atau diamati menggunakan kamera lalu di-upload di internet atau televisi, lebih aman.
"Kita tidak menyarankan melihat proses gerhana dengan mata telanjang sejak awal proses, kecuali dengan alat khusus yang dilengkapi flter matahari," kata Johan. (ted)
Baca berita selengkapnya di Harian Pagi Pos Belitung edisi Selasa (1/12/2015).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/gerhana_20151130_123912.jpg)