Breaking News:

Wow, Kapal Berisi Harta Karun Rp 13 Triliun Ditemukan

Catatan sejarah mengungkapkan kapal ini merupakan salah satu kapal yang membawa barang-barang berharga dengan nilai tinggi yang tenggelam di laut.

Kompas.com

POSBELITUNG.COM - Bangkai kapal laut milik Spanyol yang tenggelam 300 tahun silam dan diduga membawa harta karun senilai 1 juta poundsterling atau Rp 13,8 triliun berhasil ditemukan di perairan Kolombia, kata Presiden Manuel Santos.

"Berita besar! Kami menemukan kapal San Jose," kata Presiden Kolombia, Manuel Santos dalam tulisan di Twitter miliknya.

BACA: Menteri Pencuri Celana Dalam Wanita Jepang Bakal Diganti

Bangkai kapal San Jose, yang ditenggelamkan oleh kapal perang Inggris pada Juni 1708, ditemukan di perairan di dekat pelabuhan di kota Cartagena, Kolombia.

Catatan sejarah mengungkapkan kapal ini merupakan salah satu kapal yang membawa barang-barang berharga dengan nilai tinggi yang tenggelam di dasar laut.

Manuel Santos mengatakan barang-barang berharga yang dibawa oleh kapal San Jose nilainya mencapai 1 juta pounds atau Rp 13,8 triliun.

Kapal San Jose membawa emas, perak, permata dan perhiasan yang dikumpulkan dari sejumlah koloni Spanyol di Amerika Selatan untuk dikirim ke Spanyol.

Ditenggelamkan Kapal Inggris

Benda-benda berharga itu rencananya akan digunakan untuk membiayai Spanyol dalam perang melawan Inggris.

BACA: Celeng Raksasa Ini Dibuat Tersungkur Pemburu

Kapal itu sendiri ditenggelamkan oleh kapal angkatan laut Inggris pada Juni 1708 di perairan Cartagena.

Pejabat Kolombia tidak akan mengungkapkan lokasi persis bangkai kapal tersebut, tetapi Manuel Santos mengatakan penemuan itu "merupakan salah satu yang terbesar."

Dia mengatakan, pemerintah Kolombia akan membangun museum di Cartagena untuk menampung bangkai kapal tersebut.

Keberadaan bangkai kapal San Jose ini sebelumnya menjadi pertikaian antara pemerintah Kolombia dan sebuah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat.

Perusahaan itu, Sea Search Armada (SSA), mengklaim telah menemukan bangkai kapal itu pada tahun 1981, tetapi pada 2011 lalu pengadilan di AS menyatakan bahwa bangkai kapal itu milik pemerintah Kolombia.

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved