Warga Binaan Lapas Kerobokan Dipindahkan

Tiga bus milik Kejaksaan Negeri Denpasar yang dikawal ketat personel Polresta Denpasar tiba di Bangli, Bali

KOMPAS.com/SRI LESTARI
Mobil Water Cannon siaga di depan Lapas Kerobokan 

POSBELITUNG.COM, DENPASAR - Tiga bus milik Kejaksaan Negeri Denpasar yang dikawal ketat personel Polresta Denpasar tiba di Bangli, Bali, Jumat (18/12/2015), pukul 01.00 Wita.

Dua bus di antarnya langsung menuju Lapas Narkoba, satu bus lainnya menuju ke Rutan Bangli.

Di dalam ketiga bus itu terdapat 59 warga binaan Lapas Kerobokan yang dipindahkan menyusul bentrok berdarah dua ormas besar Bali di Lapas Kerobokan, Badung, yang merembet ke Jalan Teuku Umar, Denpasar, hingga menewaskan empat orang, Kamis (17/12/2015) sore.

"Ada 59 warga binaan Lapas Kerobokan yang dipindahkan ke Bangli. 11 dibawa ke Rutan dan 48 lainnya di sini," kata Kepala Lapas Narkoba Bangli, Bambang Maryanto kepada Tribun Bali.

Ke-48 warga binaan dari Lapas Kerobokan tersebut ditempatkan dalam satu blok yang terdiri dari delapan kamar.

Bambang mengatakan, mereka akan dijaga ketat petugas lapas, polisi dan TNI. Penjagaan dilakukan selama 24 jam penuh.

"Kami dibantu oleh petugas dari kepolisian Polsek Susut dan Koramil Susut. Mereka berjaga di luar Lapas selama 24 jam penuh dengan cara bergiliran. Dan tentu petugas kami juga berjaga di dalam," kata Bambang.

Belum diketahui sampai kapan mereka akan dititipkan. Bambang mengatakan, sesuai instruksi dari atasan menyatakan tidak ada batas waktu penitipan.

Warga binaan yang dipindahkan ke Bangli kebanyakan terjerat kasus narkoba. Dari 48 orang itu, hanya lima orang yang berstatus tahanan sisanya adalah narapidana.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved