Lebih Dari 1000 Warga Tionghoa Mudik Imlek ke Belitung

Warga Tionghoa mudik Imlek ke Belitung lebih ramai dibandingkan tahun lalu. Basuri dan Ahok rayakan Imlek di Jakarta

Editor: Rusmiadi
Pos Belitung/Dokumentasi
Suasana kedatangan penumpang di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan 

POSBELITUNG.COM, TANJUNGPANDAN - Masyarakat Tionghoa Belitung akan merayakan Tahun Baru Imlek 2567 Kongzili 2016 Masehi, Senin (8/2)besok. Perayaan ini juga mendorong ribuan warga Tionghoa Belitung yang berada di luar daerah untuk pulang kampung.

Kegiatan mudik warga Tionghoa mulai terlihat signifikan pada Jumat (5/2) di Bandara H AS Hanandjoddin Tanjungpandan.

Kedatangan mereka tampak mulai dari penerbangan pagi hingga sore dan hampir seluruhnya pulang membawa kerabat atau sanak keluarga.

"Saya perkirakan sampai hari ini sudah ada sekitar 1.000 lebih yang datang dalam rangka Imlek, itu masih akan nambah lagi, karena ada yang dak kebagian tiket sehingga baru bisa berangkat Senin," kata pelaku pariwisata Belitung Ayi Gardiansyah kepada Pos Belitung, Sabtu (6/2).

Menurutnya, kedatangan masyarakat Tionghoa dari luar daerah tahun ini lebih ramai dibandingkan tahun lalu. Ayi memprediksi peningkatan itu dipengaruhi oleh perkembangan sektor pariwisata.

Jadi, mereka yang pulang juga memanfaatkan sebagian waktunya untuk berkunjung ke objek-objek wisata terkenal di Pulau Belitung.

Sebaliknya, sebagian masyarakat Tionghoa Belitung juga memilih ke luar daerah untuk merayakan Imlek bersama keluarga.

Salah satunya yakni Wakil Ketua DPRD Kabupaten Beltim Jimmy Tjong yang kali ini merayakan Imlek di Jakarta.Ia menjelaskan, masyarakat Tionghoa Belitung yang memiliki keluarga di luar daerah biasanya sudah bermusyawarah untuk menentukan tempat untuk berkumpul. S

etelah beberapa tahun merayakan Imlek di Belitung, mereka biasanya memilih untuk berkumpul di luar daerah.

"Tergantung paham antar keluarga lah, tahun ini saudara-saudara saya minta ngumpul di Jakarta, jadi tahun ini kita sekeluarga ke Jakarta dulu," kata Jimmy.

Mantan Belitung Timur (Beltim) Basuri T Purnama juga merayakan Imlek tahun ini di Jakarta. Ia bersama keluarga dan ibunya sudah memutuskan akan berkumpul di rumah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Baginya, perayaan Imlek sudah menjadi bagian dari tradisi keluarga. Secara pribadi ia mengaku pemaknaan Imlek tahun ini selalu sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Setiap hari kita berharap lebih baik dari hari ini, pesan saya kepada masyarakat Tiong Hoa yang merayakan Imlek, selalulah bersyukur atas apa yang sudah diberikan Tuhan kepada kita dan jangan lupa dengan sesame," kata Basuri, Jumat (5/1) siang.

Imlek 2567 Kongzili juga disebut sebagai Tahun Monyet Api. Namun tidak semua masyarakat Tionghoa memahami arti dari shio tersebut.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Belitung Agung Maitreyawira mengatakan, pada intinya Tahun Monyet Api adalah tahun penuh dengan tantangan.

Ia berharap Belitung dan Indonesia secara umum terlindung dari berbagai musibah.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved