Usai Salat Isya Mantan Wakil Rektor UBB Ditahan, Kasus Korupsi Solar Cell
Usai menjalani Solah Isya, tersangka yang mengenakan baju batik lengan pendek warna biru dan berkaca mata, dibawa dengan mobil tahanan menuju rutan
Laporan wartawan Bangkapos Ryan A Prakasa
POSBELITUNG.COM, PANGKALPINANG - Mantan Wakil Rektor I Universitas Bangka Belitung (UBB), Dedi Sapja, menjalani penahanan di rumah tahanan (rutan) Tuatunu Pangkalpinang, terkait kasus dugaan korupsi solar cell UBB, Kamis (25/2/2016) malam.
Sebelum di tahan, warga Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka ini menjalani pemeriksaan penyidik tim Pidanan Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung (Babel), dari sejak Kamis siang hingga menjelang sore hari
Pantauan bangkapos.com, Dedi Sapja satu diantara dua tersangka kasus korupsi proyek solar cell UBB ini masih sempat menjalani Salat Isya, di Musolah gedung Kejati Babel, setelah minta izin dengan penyidik.
Usai menjalani Salat Isya, tersangka yang mengenakan baju batik lengan pendek warna biru dan berkaca mata ini dikawal petugas petugas kejaksaan, digiring ke mobil khusus tahanan menuju Rutan Tuatunu.
Saat berada di dalam mobil tahanan, mantan Wakil Rektor I UBB ini masih sempat tersenyum dan melambaikan tangannya, kepada wartawan yang menyaksikan dirinya digiring ke dalam mobil tahanan.
Koordinator penyidik Pidsus Kejati Babel, Rindang Onasis SH kepada wartawan mengatakan tersangka Dedi Sapja menjalani penahanan malam ini juga, langsung dititipkan di rutan Tuatunu Kota Pangkalpinang.
Ia mengatakan Dedi Sapja ditahan,lantaran diduga terlibat dalam kasus solar cell di kampus UBB, di Desa Balun Ijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.
"Ia (Dedi Sapja--red) ada keterlibatannya dalam kasus solar cell UBB ini jadi malam ini langsung kita tahan," kata Rindang saat memberikan keterangan singkat kepada wartawan di gedung Kejati Babel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/korupsi_20160225_222139.jpg)