Berita Belitung Timur

Belum Normal, Harga Cabai di Belitung Timur Masih Tinggi Tiga Minggu Pasca Lebaran

Tiga minggu pasca Idulfitri 1447 H harga kebutuhan pokok di Pasar Manggar, Sabtu (11/4/2026) masih terpantau tinggi.

Penulis: Kautsar Fakhri Nugraha | Editor: Fitriadi
Posbelitung.co/ Kautsar Fakhri Nugraha
MASIH TINGGI - Helmi Bustana, satu di antara pedagang bumbu dapur di Pasar Manggar, Kabupaten Belitung Timur, saat melayani pembeli di lapaknya, Sabtu (11/4/2026). Hingga tiga minggu pasca lebaran, harga bumbu dapur seperti cabai rawit masih bertahan di angka Rp110.000 per kilogram. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tiga minggu pasca Idulfitri 1447 H, harga kebutuhan pokok di Pasar Manggar Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih terpantau tinggi, Sabtu (11/4/2026).

Cabai rawit menjadi satu diantara yang paling mencolok. Komoditas ini dibanderol di kisaran Rp110.000 per kilogram per hari ini.

Harga tersebut menunjukkan tren kenaikan jika dibandingkan periode sebelumnya.

Seorang pedagang di Pasar Manggar, Helmi Bustana mengatakan beberapa waktu lalu harga cabai rawit masih berada di angka Rp90.000 per kilogram, namun kini melonjak naik.

Adapun kondisi berbeda terlihat pada komoditas cabai besar. Meski harganya tidak naik, tapi cabai besar juga tidak menunjukkan tanda penurunan harga.

Cabai besar saat ini dipatok pada harga Rp50.000 per kilogram. Helmi pun mengonfirmasi hal ini.

"Kalau cabai gede nggak turun, tetap Rp50 ribu. Yang naik itu cabai kecil, sekarang sudah Rp110 ribu per kilo," ujar Helmi ditemui Posbelitung.co di Pasar Manggar, Sabtu siang.

Tak ketinggalan, bawang-bawangan juga masih berada di harga yang cukup tinggi. Bawang batu saat ini dijual seharga Rp45.000 per kilogram.

Sementara itu, untuk jenis bawang Brebes menyentuh angka Rp60.000 per kilogram.

Untuk komoditas sayuran lainnya seperti kentang dan kol, harganya masih stagnan. Kedua jenis sayuran ini masih dijual di harga Rp20.000 per kilogram.

Helmi mengatakan hingga saat ini belum ada satu pun komoditas yang harganya kembali ke harga normal. Kondisi ini lagi-lagi dipicu oleh ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Helmi mengatakan hampir sebagian besar pasokan didatangkan dari Jakarta. Hal ini membuat harga pasar sangat bergantung pada kelancaran logistik dan kedatangan kapal angkutan barang.

"Semuanya barang dari Jakarta. Jadi kita nggak tahu pastinya kapan naik turun. Tergantung dari kapal, kalau kapalnya lancar datang terus ke Belitung, kemungkinan minggu-minggu ini bisa turun," ucapnya.

Meski begitu, Helmi memastikan bahwa untuk ketersediaan stok di gudang saat ini masih dalam kategori aman.

"Alhamdulillah untuk stok sih cukup dan aman. Belum ada kendala kalau untuk ketersediaan barang," ungkapnya.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved