Mitos Tetabuhan Saat Gerhana Hingga Bangun Prasasti Akan Dilakukan

TABUHAN gendang perkusi berirama serta kombinasi alat musik lainnya membentuk sebuah orkestra, terdengar di panggung kawasan wisata Pantai Nyiur...

AFP PHOTO / FREDERIC J BROWN
Sesaat sebelum terjadinya gerhana matahari parsial yang terlihat dari sela-sela daun di dekat Mount Wilson Observatory, San Gabriel Mountains, Los Angeles, 23 Oktober 2014. 

POSBELITUNG.COM - TABUHAN gendang perkusi berirama serta kombinasi alat musik lainnya membentuk sebuah orkestra, terdengar di panggung kawasan wisata Pantai Nyiur Melambai, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Senin (7/3) sore.

Baca: Mengejutkan! Ini Pengakuan Pria dalam Foto Facebook Ia Si Nononk

Puluhan pemain alat musik yang didominasi pemuda ini mengikuti arahan sang pemimpin orkestra (dirigen). Selain gendang perkusi, alat musik yang juga digunakan adalah akordion, rebana, drum, gitar listrik hingga alat musik tradisional Gambangan.

Tampak masyarakat Manggar menonton latihan tersebut. Penampilan orkestra kemarin diketahui adalah latihan untuk penampilan Orkestra Musik Tradisional, Selasa (8/9) malam ini.

Orkestra ini merupakan bagian dari semarak Gerhana Matahari Total 2016 di Kabupaten Belitung Timur dan akan ditampilkan di hadapan Menteri Pariwsata RI Arief Yahya.

Baca: Soal Pemotongan Gaji Pegawai untuk Dukung Rio Haryanto, Ini Penjelasan Menpora

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Belitung Timur Helly Tjandra menyebut orkestra yang akan ditampilkan itu berangkat dari ide yang mengadopsi cerita mitos.

Pada zaman dulu, peristiwa gerhana matahari dipercaya adalah kejadian matahari yang dimakan oleh raksasa. Kemudian agar raksasa memuntahkan kembali matahari tersebut, maka manusia memukul semua alat yang bisa menimbulkan kebisingan.

"Itu zaman dulu orang sembunyi saat ada gerhana. Sekarang orang berbondong bondong datang Tapi mitos jangan dilupakan zaman sekarang.

Baca: Siswa Diusir Pulang Usai Berkelahi, Keluarga Tak Terima dan Keroyok Guru

Mitos itu coba kami kemas dan tampilkan melalui orkestra musik tradisional," kata Helly kepada Pos Belitung kemarin.

"Kalau menurut saya (orkestra) benar benar sudah luar biasa. Latihannya dua minggu. Setahu saya, ini orkestra pertama di Babel. Menteri Pariwisata RI Arief Yahya akan hadir."

Helly menambahkan, akan ada lima unit gambangan tradisional Belitung turut ditampilkan pada orkestra tersebut. Alat musik tradisional lainnya adalah gambus.

Baca: Foto Bugil Hadiah untuk Suami Disebar Murid, Guru Cantik Ini Dipecat

Sejak ide dicetuskan dan diikerjakan oleh pemuda bernama Helmy, orkestra ini berlatih selama sekitar dua minggu lamanya dan akan tampil pada malam ini.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved