Ternyata PSK Hamil Diminati Para Hidung Belang

Pekerja seks komersial (PSK) yang tengah hamil, kini jadi 'dagangan' baru para mucikari.

IST
Ilustrasi wanita hamil 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Pekerja seks komersial (PSK) yang tengah hamil, kini jadi 'dagangan' baru para mucikari.

Rupanya ada banyak pria hidung belang yang ingin mencicipi rasanya bercinta dengan wanita hamil.

Kisah ini ketahuan setelah polisi meringkus pasangan suami istri (Pasutri) yang menjual anak-anak dibawah umur dan wanita muda untuk melacur.

Pasutri yang diringkus polisi itu, yakni Stefani Febriana alias Mami Meriechan dan Yanwar Hidayat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti, mengatakan, polisi lebih dulu meringkus PSK hamil dan seorang PSK lainnya yang dipekerjakan Pasutri mucikari di Hotel Win di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan.

Setelah itu barulah polisi meringkus Pasutri mucikari tersebut di sebuah apartemen di Jakarta Barat.

Krishna menjelaskan, PSK yang diketahui tengah hamil itu berinisial HDJ alias RRN (25).

Para pemesannya, kata Krishna, tadinya ke Pasutri mucikari ingin memesan jasa PSK putih-abu alias PSK.

PSK putih-abu merupakan sebutan untuk PSK berusia dibawah umur yang masih menggunakan seragam sekolah.

Namun saat itu hanya ada 1 PSK putih-abu. Kemudian Pasutri mucikari menawarkan jasa PSK yang sedang hamil 6 bulan itu.

Rupanya pria hidung belang yang memesan tertarik mencicipi jasa PSK hamil 6 bulan.

Pemesannya setuju, lalu meminta PSK dikirim ke hotel dimana akhirnya polisi meringkus para PSK tersebut.

Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Suparmo, mengatakan, PSK yang tengah hamil 6 bulan itu memang tetap sering melayani pria hidung belang dalam kondisi hamil.

"Dia sering itu dipesan," kata Suparmo ketika dihubungi Wartakotalive.com, sore ini.

Para PSK ini dipasang tarif Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta apabila pemesan memilih bermain seks diluar tempat yang ditentukan mucikari.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved