Harga Baru BBM Diumumkan Pemerintah April Ini

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyebut, harga baru BBM segera diumumkan pada awal April mendatang.

Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Warga tengah mengisikan premium kedalam tangki kendaraannya di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2016). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan menerapkan kebijakan penghapusan konsumsi premium di Jakarta. Kebijakan ini juga dinilainya dapat memaksa pengendara kendaraan bermotor beralih ke angkutan umum. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Pemerintah segera menyesuaikan harga baru bahan bakar minyak.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyebut, harga baru BBM segera diumumkan pada awal April mendatang.

"Untuk harga BBM kami sedang melakukan pengkajian sampai akhir Maret dan akan disampaikan kepada publik pada April 2016 akan ada harga baru," kata Sudirman di Gedung Kementerian ESDM Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (18/3/2016).

Menurutnya, penyesuaian harga BBM merujuk pada tren penurunan harga minyak dunia dan kondisi kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) selama tiga bulan terakhir.

"Jadi kita lihat seluruh aspeknya, akan ada penyesuaian, kemungkinannya dilakukan penurunan harga BBM," ujar Sudirman.

Kendati demikian, mantan Direktur Utama PT Pindad ini belum menyebutkan besaran penyesuaian harga BBM.

Sebab pihak ESDM tengah menghitung harga yang tepat agar tidak terlalu berdampak juga pada Pertamina sebagai pemasok BBM di Indonesia.

"Untuk nilainya sedang kita hitung dengan seksama, karena ini untuk triwulan berikutnya," ungkap Sudirman.

Saat ini harga premium tetap Rp 7.050 di wilayah Jawa-Bali dan Rp 6.950 di luar Jawa Bali, sedangkan solar bersubsidi tetap Rp 5.650 per liter.

Untuk BBM jenis Pertamax Plus, Pertamina Dex, dan Pertalite mengalami penurunan harga sebesar Rp 200 per liter. Penurunan harga BBM tersebut mulai berlaku sejak Selasa, 15 Maret 2016 pukul 00.00.

Sementara untuk harga solar atau biosolar nonsubsidi mengalami penurunan Rp 400 per liter untuk seluruh daerah.

Dengan penurunan harga BBM kali ini, maka harga Pertamax Plus turun dari Rp 8.950 menjadi Rp 8.750, Pertamina Dex turun dari Rp 8.800 menjadi Rp 8.600, dan harga BBM jenis Pertalite menjadi Rp 7.500 per liter, turun dari harga Rp 7.700.

Sebelumnya, per 1 Maret 2016, Pertamina juga menurunkan harga Pertamax Rp 200 per liter menjadi Rp 7.950 per liter, Pertamax Plus Rp 200 per liter menjadi Rp 8.850 per liter, Pertalite Rp 100 per liter menjadi Rp 7.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp 200 per liter menjadi Rp 8.800 per liter.

Adapun untuk harga Premium di luar Jawa-Bali dan Solar bersubsidi yang ditetapkan pemerintah, serta premium di Jawa-Bali yang ditetapkan Pertamina tidak berubah.

Harga Premium tetap Rp 7.050 di wilayah Jawa-Bali dan Rp 6.950 di luar Jawa Bali, sedangkan solar bersubsidi tetap Rp 5.650 per liter.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved