Breaking News:

Suryadharma Ali Dilarikan ke Rumah Sakit

Suryadharma masih menjalani pemeriksaan guna mengetahui penyakitnya.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan putusan atas dirinya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, senin (11/1/2016). Majelis hakim yang diketuai oleh Aswijon tersebut menjatuhkan hukuman terhadap Suryadharma Ali dengan pidana 6 tahun denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan dan membayar uang pengganti sebesar Rp 1,8 miliar, apabila tidak sanggup membayar maka seluruh harta bendanya disita, namun jika tidak bisa membayar juga maka diganti pidana 2 tahun kurungan. Hakim menilai mantan Ketua Umum PPP tersebut terbukti merugikan keuangan negara sebesar Rp 27,28 M dan 17,96 Juta Riyal Saudi atas kasus Penyelenggara Ibadah Haji dan penyalahgunaan Dana Operasional Menetri (DOM). TRIBUNNEWS/HERUDIN 

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Bekas Menteri Agama Suryadharma Ali kembali harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

"Benar (Suryadharma sakit). Sedang ditangani di UGD RSPAD," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Jakarta, Sabtu (19/3/2016).

Menurut Yuyuk, Suryadharma dibawa ke RSPAD sekitar pukul 08.50 WIB tadi pagi.

Suryadharma masih menjalani pemeriksaan guna mengetahui penyakitnya.

"Keterangan tentang sakitnya nanti diinformasikan lagi karena masih dalam proses pemeriksaan," ungkap dia.

Pihak Suryadharma sendiri mengaku belum mengetahui kondisi kekinian bekas ketua umum Partai Persatuan Pembangunan itu.

Kuasa hukumnya, Humphrey Djemat mengatakan sedang mencari tahu.

"Saya cek dulu ya kondisi Pak SDA," kata Humphrey.

Sekadar informasi, Suryadharma sebelumya sempat mengeluhkan beberapa penyakit semisal penyakit jantung dan darah tinggi.

Dia pun beberapa waktu lalu juga dirawat di RSPAD karena sakit punggung.

Suryadharma adalah tervonis enam tahun penjara dan denda Rp300 juta subsidair tiga bulan kurungan terkait tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2010-2013 dan penyalahgunaan dana operasional menteri.

Editor: Edy Yusmanto
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved