PU Kabupaten Belitung Tetap Perbaiki Jalan Ini Meski Bupati tak Setuju
Kapasitas jalan tembus tersebut akan dibangun mendekati kapasitas jalan nasional. Akan tetapi secara otomatis akan membutuhkan biaya cukup besar.
Penulis: Dede Suhendar |
Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar
POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Belitung, Ruspendi mengatakan, pihaknya akan tetap berupaya memperbaiki kondisi beberapa jalan tembus di Belitung.
Ia mengatakan, usulan sudah disampaikan kepada pemda kabupaten maupun pemerintah pusat.
Menurutnya, kapasitas jalan tembus tersebut akan dibangun mendekati kapasitas jalan nasional. Akan tetapi secara otomatis akan membutuhkan biaya cukup besar.
BACA: Bupati Belitung tak Akan Perbaiki Jalan Ini Meski Rusak Parah
"Kami tetap berupaya memperbaiki, karena jalan itu merupakan penghubung menuju kawasan pariwisata. Kalau anggarannya tergantung mana yang cair, mudah-mudahan bisa lewat APBN, karena biayanya cukup besar," ujarnya saat ditemui posbelitung.com, Senin (11/4/2016).
Sebelumnya, Bupati Belitung Sahani Saleh dalam rapat paripurna XIII Masa Persidangan II DPRD Kabupaten Belitung Tahun Sidang 2015-2016, dengan agenda penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Belitung Akhir Tahun Anggaran 2015, Senin (11/4/2016), mengatakan bahwa kondisi di beberapa jalan tembus belum masuk data rekapitulasi.
//Dikirim oleh Pos Belitung pada 11 April 2016
Ia tak menampik kondisi jalan tersebut rusak parah akibat pengangkutan bahan galian C yaitu pasir yang melewati batas tonase jalan. Namun, kata dia, pendapatan asli daerah (PAD) yang didapat tidak sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan.
"Saya tetap tidak akan memperbaiki jalan itu, biar rusak parah. Karena kami pernah melakukan perbaikan di jalan tembus Aik Seruk itu menghabiskan dana Rp 2,5 milyar dan tidak seimbang dengan PAD yang didapat," ujarnya.
Dalam LKPJ tercatat total panjang jalan kabupaten mencapai 628,67 km. Mengacu kepada data yang ada bahwa kondisi jalan berkategori baik mencapai 90,31 persen, sedangkan kategori rusak mencapai 9,69 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ruspendi_20160411_153002.jpg)