Seks Itu Bukan Gayanya, Tapi Rasanya

Karena punya banyak dimensi, kegiatan seks juga bisa dinikmati dengan berbagai cara, tergantung dari sisi mana seks itu dipandang.

Editor: Rusmiadi
net
Ilustrasi 

POSBELITUNG.COM - "Orang yang berbudaya tidak bisa memenuhi insting seks tanpa cinta." Bertrand Russell, filsuf Inggris.

Aktivitas seks punya banyak sisi. Ada sisi prokreasi, rekreasi, relasi, bahkan religi. Karena punya banyak dimensi, kegiatan seks juga bisa dinikmati dengan berbagai cara, tergantung dari sisi mana seks itu dipandang.

Baca: Ternyata Ini Harga Asli iPhone Menurut Lembaga Riset IHS, Keuntungnya Sangat Besar

Jika dipandang dari dua sisi sekaligus, rekreasi dan relasi, kegiatan seks tidak hanya bisa memberikan kenikmatan biologis, tapi juga kenikmatan psikis, bahkan spiritual.

Dalam sebuah guyonan, seks seperti slogan iklan sebuah merek sepatu olahraga, "Just do it!" Lakukan saja, tak usah banyak berteori.

Tentang cara dan gayanya, ikuti saja slogan iklan sebuah produk deodoran, "Sentuhan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda."

Baca: Klasemen Sementara MotoGP 2016, Marc Marquez Semakin Kokoh

Urusan tentang kapan dan di mana dilakukan, seks juga bisa disamakan dengan slogan iklan sebuah produk minuman bersoda, "Kapan saja, di mana saja."

Menurut guyonan-guyonan di atas, seks akan membimbing pelakunya menjadi lebih kreatif dalam semua hal, termasuk dalam gaya bercinta.

Sekalipun urusan seks hanya berkisar pada alat kelamin, kita mengenal aneka macam gaya bercinta. Bukan hanya posisi "standar" pria di atas wanita, tapi juga aneka posisi "non-standar", misalnya woman on top (perempuan di atas), posisi miring, gaya monyet memanjat pohon kelapa, doggy style (penetrasi dari belakang), dan entah apa lagi.

Baca: Edan, Remaja Sekolah Dihamili Anggota DPRD

Bahkan, variasi gaya bercinta zaman sekarang tidak berhenti pada sebatas kontak antara dua alat kelamin saja. Kini masyarakat juga mengenal seks oral bahkan anal.

Semua itu membuktikan bahwa kegiatan seks memang bisa membuat pelakunya kreatif mengembangkan aneka gaya dan variasi posisi.

Bisa dikatakan, saat ini sebagian besar orang menerima aneka gaya bercinta di atas sebagai sebuah kewajaran. Asalkan dilakukan dengan istri atau suami sendiri, semua gaya sah-sah saja, tak perlu merasa bersalah jika melakukannya.

Baca: Akhirnya Angel Karamoy Buka Suara Soal Foto Mesranya dengan Pasha Ungu

Sumber: Intisari
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved