Waspadai Hewan Laut Ini saat Anda Snorkling, Berbahaya!

Snorkeling menjadi pilihan banyak orang untuk menikmati keindahan alam bawah laut dan keragaman biota yang hidup di dalamnya.

Tayang:
NET
Ikan batu (Synanceia verrucosa)Ikan batu (Synanceia verrucosa) (Yongkiet/Thinkstock) 

Bentuk tubuh bulu seribu pada dasarnya sama dengan bintang laut lain, dengan piringan pusat dan lengan-lengan yang menyebar.

Mereka biasanya berwarna kalem seperti coklat muda, abu-abu atau hijau.

Namun ada pula yang berwarna mencolok sebagai peringatan di beberapa bagian tubuh mereka.

Bulu seribu memang tidak memiliki mekanisme untuk menyuntikkan racun, namun duri-durinya yang mengandung saponin, jenis glikosida yang dapat menyebabkan iritasi pada kelenjar lendir dan menghancurkan butir darah.

Jika tertusuk, dapat menyebabkan rasa nyeri yang menyengat dan dapat bertahan selama beberapa jam.

Jika ada fragmen duri yang tertinggal di dalam jaringan kulit kita, harus dilakukan pembedahan untuk mengangkatnya demi menghindari kondisi fatal.

6. Ular laut

Ular laut (Oksanavg/Thinkstock)

Ular laut (Hydrophidae) merupakan anak suku dari suku ular berbisa Elapidae yang semuanya hidup di dalam laut.

Bisa ular laut memiliki kekuatan 60 kali bisa ular kobra dan mengandung enzim perusak layaknya jenis ular Elapidae.

Ular ini memiliki mulut yang sangat kecil dibandingkan ular jenis lainnya, sehingga biasanya manusia tergigit di daerah ujung jari.

Ular laut menjadi ancaman bagi para penyelam karena racunnya sangat kuat.

Pada bebearpa kasus, penyelam yang tergigit ular laut mengalami kegagalan fungsi jantung dan meninggal sebelum sempat mencapai permukaan air.

(Lutfi Fauziah)

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved