BREAKING NEWS: Warga dan Nelayan Minta Teluk Kelabat Jangan Diobok-obok Lagi
Nelayan Teluk Kelabat Kecamatan Belinyu meminta pemerintah dan aparat terkait, untuk mencegah dan melarang tambang inkonvensional (TI) apung rajuk
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Nelayan Teluk Kelabat Kecamatan Belinyu meminta pemerintah dan aparat terkait, untuk mencegah dan melarang tambang inkonvensional (TI) apung rajuk masuk ke perairan Batu Kerang Teluk Kelabat dalam di Kelurahan Air Jukung.
Hal itu disampaikan Karmandi, nelayan Teluk Kelabat, dalam aksi unjuk rasa menolak rencana TI apung yang akan masuk dan beroperasi dilokasi tersebut.
"Jangan biarkan Teluk Kelabat dalam diobok-obok TI apung. Kami yang demo ini rata-rata nelayan," kata nelayan setempat Karmandi kepadabangkapos.com Senin (30/5/2016).
Kepala Lingkungan (Kaling) II Air Jukung Hartoni mengatakan, masyarakat yang melakukan unjuk rasa ada sekitar seratusan orang.
"Mereka masyarakat tapi juga nelayan. Lingkungan Teluk Kelabat dalam harus dijaga, jangan sampai ada TI apung masuk," kata Hartoni.
Unjuk rasa ini mendapatkan pengamanan dari Polsek dan Koramil Belinyu. Massa ditemui oleh Pegawai Kantor Camat Belinyu dan Kapolsek Belinyu Kompol Jimmy Kurniawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/unjuk-rasa-menolak-rencana-ti-apung-rajuk_20160530_114954.jpg)