Pesan Misterius Lelaki yang Ditemukan Tewas Gantung Diri Dalam Kamar
Jenazah korban kemudian dilarikan ke RSUP Sanglah utuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gusti Agung Bagus Angga Putra
POSBELITUNG.COM, DENPASAR - Warga di Jalan Gunung Slamet, Denpasar Barat mendadak digemparkan oleh peristiwa penemuan sesosok jenazah gantung diri, Senin (6/6/2016) pagi.
Korban yang diketahui bernama Krisna Kurniawan (28) tewas di dalam kamarnya yang berada di lantai 2.
Menurut seorang warga yang turut membantu mengevakuasi jenazah Wawan, panggilan akrabnya, kondisi kamar tempat jenazah wawan ditemukan amat gelap.
Selain itu, dirinya mencium bau cat yang amat kuat dari kamar korban.
Setelah ditelisik, sebelum bunuh diri, korban Wawan diduga sempat membuat pesan kematian di tembok kamarnya dengan menggunakan cat merah.
"Suasana dalam kamarnya gelap sekali, nggak enak auranya. Pengap. Bau cat yang baru digunakan saya cium keras sekali baunya. Di tembok kamar, sepertinya Wawan membuat beberapa pesan sebelum dia gantung diri," kata seorang warga yang tidak ingin namanya disebutkan ini.
Setelah lampu kamar dihidupkan, di tembok kamar korban tertulis pesan sebagai berikut:
- Enjoy your fucking, life with The house and take it .
- Yea you happy now brother fucker.
- I tell you in real Fuck in life, 666.
- Am I, evaluasi May be.
- I meet worm.
Sementara itu, di sekitar pergelangan tangan korban, ia mendapati bekas sayatan benda tajam.
"Di tangan kirinya ada bekas sayatan seperti menggunakan cutter, tapi nggak dalam lukanya. Seperti luka lecet saja. Mungkin dia sempat berpikir untuk bunuh diri dengan cara menyayat tangannya tapi kemudian akhirnya memilih cara bunuh diri dengan gantung diri," urai warga tersebut.
Pukul 09.30 Wita, unit identifikasi dari Polresta Denpasar tiba di TKP untuk melakukan olah TKP.
Dan sekitar pukul 10.00 Wita, jenazah korban diturunkan oleh personil Identifikasi dengan dibantu oleh warga.
Polisi memotong tali yang menjerat leher korban menggunakan cutter
Jenazah korban kemudian dilarikan ke RSUP Sanglah utuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/gantung-diri_20160606_121606.jpg)