Puasa Ramadan 2016

Ingat Jangan Tidur Siang Terlalu Lama, Ini Bahayanya Bagi Kesehatan

Tidur siang sejenak atau qailulah menurut Islam sangat bermanfaat untuk kesehatan. Namun, lainnya ceritanya jika kelamaan.

Tayang:
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Warga membaca Alquran pada hari pertama bulan suci Ramadan 1437 Hijriah di Masjid Almarkaz Jendral M Yusuf Makassar Sulawesi Selatan, Senin (6/6/2016). Pada bulan Ramadan umat muslim memanfaatkan waktu memperbanyak ibadah dengan membaca Alquran dan melaksanakan salat sunah guna menambah amalan dan memohon ampunan dari Allah SWT. tribun timur/muhammad abdiwan 

Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah mendokumentasikan kebiasaan qailulah para sahabat.

Terdapat sebuah hadits dari Ibnu Umar, bahwa beliau berkata, “Kami (para sahabat) pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam suka tidur di masjid, kami tidur qailulah di dalamnya, dan kami pada waktu itu masih muda-muda.”

Bahaya Lebih Sejam

Seperti diberitakan dechacare.com, hasil penelitian yang dipublikasikan Livescience sleep specialists dari Leiden University Medical Center,

Belanda, menemukan, mereka yang tidur siang lebih dari satu jam sehari, jauh lebih mungkin untuk mengalami gangguan metabolisme.

Penelitian ini mempelajari hampir 27.000 pria dan wanita berkebangsaan Cina.

Penelitian yang dipublikasikan dalam the journal Sleep Medicine, ditemukan, tidur siang memiliki efek yang berbeda pada tubuh, tergantung dari lamanya tidur.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidur siang lebih lama berhubungan dengan peningkatan risiko gula darah tinggi dan diabetes.

Sedangkan tidur siang yang singkat sekitar 30 menit akan membuat kadar gula darah rendah.

“Temuan ini mungkin memiliki implikasi penting bagi orang-orang yang teratur tidur siang. Tidur siang mungkin berguna bagi individu tertentu,
tetapi tidur siang tidak boleh terlalu lama,” kata peneliti dari Leiden University Medical Center, Eliane Lucassen, dikutip Newsmaxhealth.

Pada studi sebelumnya, para peneliti mengatakan bahwa diabetes dapat disebabkan oleh terlalu sebentar atau terlalu lama tidur di malam hari.

Akibatnya menurut Lucassen, orang yang tidur siang lebih lama mungkin akan kurang tidur di malam hari, dan hal tersebut meningkatkan risiko diabetes.

Tidur siang lebih lama juga bisa mengganggu siklus 24 jam yang mempengaruhi produksi insulin. (Indonesia Men’s Health/muslimahcorner/bersamadakwah.com/dechacare.com)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved