Breaking News:

Kisah Nyata Masjid yang Terbuat dari Ranting Pohon untuk Para Musafir

Di masjid ini, tidak ada hiasan kaligrafi, juga tidak pula berdinding tembok megah.Tidak ada menara menjulang tinggi bahkan tidak dilengkapi pintu

tribun jogja
Masjid kayu di Asaita, Danakil, Ethiopia ini terbuat dari batang pohon kering. Kerap kali digunakan oleh para musafir yang kebetulan melintas 

POSBELITUNG.COM - Jika di belahan dunia yang lain, masjid dibangun megah, dengan hiasan menara berlapiskan emas serta ornamen dinding bermotif kaligrafi, maka lain halnya dengan masjid yang berada di Asaita, Danakil, Ethiopia ini.

Di masjid ini, tidak ada hiasan kaligrafi, juga tidak pula berdinding tembok megah.

Tidak ada menara yang menjulang tinggi dengan puncak yang berdiri kokoh, bahkan tidak dilengkapi pula dengan daun pintu.

Melainkan dibangun dengan bahan kayu secara keseluruhan.

Kayu yang digunakan pun bukanlah kayu yang sudah melewati tahapan finishing, sebaliknya menggunakan kayu dari batang-batang pohon yang sudah kering.

Kemudian disatukan hingga menjadi dinding dengan pengikat yang terbuat dari kulit kayu pula.

Di sekelilingnya, diberikan tumpukan batu yang menandai bahwa ada bangunan di tempat ini.

Bahan dasar batang kayu juga digunakan untuk membangun menara.

Di bagian pondasi, menggunakan tumpukan batu, kemudian disusun menjadi menara dengan tumpukan batang kayu.

Terlihat sangat sederhana, namun masjid ini tentu tak kehilangan daya tarik eksotisnya.

Bagaimana dengan jamaahnya? Tidak banyak, karena sebagian besar masjid ini digunakan oleh para musafir yang kebetulan melintas menggunakan unta di daerah tersebut.

Sungguh indah bukan?

Penulis: Imam Wahyudi

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved