Puasa Ramadan 2016

TIPS Mengatasi Sembelit Selama Puasa

Tidak ada yang yang suka menderita sembelit. Rasanya sangat ingin ke toilet, tapi tak berdaya karena semuanya tertahan di dalam.

net
Ilustrasi sembelit 

POSBELITUNG.COM - Tidak ada yang yang suka menderita sembelit. Rasanya sangat ingin ke toilet, tapi tak berdaya karena semuanya tertahan di dalam.

Tubuh Anda seperti mengkhianati Anda. Apa yang harus Anda lakukan?

Mengetahui penyebabnya adalah bagian dari pencegahan. Setelah itu, baru Anda mencari tahu apa yang bisa membantu Anda mengakhiri penderitaan tersebut.

Terkadang, hal-hal sederhana di dapur Anda bisa memberi bantuan yang diperlukan. Contohnya seperti di bawah ini.

1. Biji-bijian dan gandum

Keduanya sarat serat, yang adalah sahabat sistem pencernaan Anda. "Ada dua jenis serat, yang larut dan tidak larut air. Keduanya bisa membantu mengatasi sembelit," kata Nitin Kumar, M.D., dokter yang menggeluti bidang manajemen berat badan dan pencernaan.

Tubuh Anda tidak dapat mencerna serat tidak larut, fungsinya adalah menjaga keteraturan kerja usus. Serat tidak larut terdapat dalam biji-bijian, seperti gandum utuh.

Di sisi lain, serat larut, berubah menjadi gel ketika kontak dengan air. Fungsinya adalah membantu melunakkan kotoran, sehingga lebih mudah dikeluarkan.

2. Air

Meningkatkan asupan serat tidak akan efektif jika tidak dibarengi cukup air. Tanpa air yang cukup, usus Anda akan menyerap air dari feses, sehingga lebih sulit bagi Anda untuk mengeluarkannya. Intinya, dehidrasi dapat menyebabkan sembelit, kata Kumar.

3. Kacang hijau

Kacang yang satu ini memiliki serat tidak larut, berbeda dari anggota lain kacang-kacangan yang lain.

Banyak kacang-kacangan memiliki kedua jenis serat dan dapat membuat perut terasa kembung, kata Kumar. Itu karena mereka mengandung oligosakarida, sejenis gula yang susah dicerna.

"Bakteri dalam perut Anda mencoba untuk menghancurkan mereka, dan itulah yang membuat perut menghasilkan gas dan menjadi kembung," jelas Lauren Harris-Pincus, M.S., R.D.N., pemilik Nutrition Starring You.

Kandungan oligosakarida dalam kacang hijau lebih sedikit dibanding jenis kacang-kacangan yang lain, sehingga lebih bisa ditoleransi oleh pencernaan Anda.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved