Batu-batu Granit di Belitung Terkenal Indah, Ternyata Ini Penjelasan Asal-usulnya

Ketua Program Studi Teknik Geologi ITB, Budi Brahmantyo mengatakan batu granit di Pulau Belitung sebenarnya adalah bagian dari batuan dasar Indonesia

Posbelitung/Dok
Pulau Batu Belayar di kawasan wisata Pantai Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung 

Batu Putar

Keunikan Pulau Belitung tak hanya sebatas pemandangan alam dengan komposisi bantuan granit yang menawan.

Tapi Pulau Belitung juga memiliki batu unik yang bisa bikin orang 'bergoyang'.

Batu itu disebut dengan nama Batu Putar.

Anda bisa menjumpainya ketika berkunjung ke objek wisata Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Belitung Timur, di sisi timur Pulau Belitung.

Ratusan wisatawan sudah menjajal Batu Putar ini. Hasilnya, para wisatawan itu hanya bisa tertawa karena tak menyangka batu tersebut bisa berputar ketika diinjak.

Kepala Disbudpar Kabupaten Beltim Helly Tjandra menjelaskan, Batu Putar akan menuruti perintah orang yang menginjaknya. Perintah itu berupa instruksi agar batu yang diinjak itu berputar ke kiri atau kanan.

"Jadi ketika diinjak, tamu bisa minta batu itu berputar ke kiri atau ke kanan, setelah diperintahkan maka batu itu akan berputar, bisa juga minta berputar cepat atau berputar lambat," kata Helly kepada Pos Belitung, Selasa (28/6/2016).

Bentuk Batu Putar lanjut Helly, menyerupai kue bakpao di mana satu bagian melengkung dan satu sisi lainnya rata. Uniknya, bagian yang rata malah menjadi sisi yang menyentuh lantai. Sedangkan bagian yang melengkung adalah sisi yang harus diinjak.

Melihat video yang diunggah Helly, tampak wisatawan yang mencoba batu putar terheran-heran ketika mendapati batu tersebut benar-benar bisa berputar sesuai perintah.

Bahkan teman yang memegangi wisatawan tersebut tampak kewalahan mengimbangi gerakannya.

"Ini hanya sebuah hiburan, jangan dilihat dari sisi mistisnya, banyak wisatawan yang awalnya tidak percaya tapi setelah mencoba malah jadi terkesan, jadi awalnya cuma berkunjung sebentar, malah bisa sampai satu atau dua jam di kantor kami," kata Helly.

Bahkan kata Helly, musisi nasional Tantri Kotak dan suaminya Arda Naff pernah menjajal Batu Putar itu tahun lalu.

"Mereka juga awalnya tidak percaya, tapi setelah mencoba baru tahu kalau batunya memang bisa mutar, Mbak Tantri waktunya kelihatannya senang banget," kata Helly.

Ia mengungkapkan, Batu Putar tersebut milik seorang warga Beltim bernama Husnul Yaqin. Yang bersangkutan selalu siap mendampingi ketika wisatawan datang dan ingin menjajal keunikan batu tersebut.

Penulis: wahyu

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved