Jangan Percaya, Ini 5 Mitos tentang Dinosaurus

Fosil dinosaurus ditemukan pertama kali pada 1676. Hingga 4 abad sesudahnya kini, pengetahuan manusia tentang hewan tersebut masih belum lengkap.

VOA
lustrasi nanuqsaurus, versi kerdil T. rex. 

POSBELITUNG.COM - Fosil dinosaurus ditemukan pertama kali pada 1676. Hingga 4 abad sesudahnya kini, pengetahuan manusia tentang hewan tersebut masih belum lengkap.

Ada banyak mitos tentang dinosaurus yang tidak benar sama sekali. Berikut di antaranya.

Tak Semua Dinosaurus Berukuran Besar

Dinosaurus diasosiasikan dengan ukuran raksasa. T-rex misalnya, punya pajang 12 meter dan berat badan hingga 5 ton. Argentinosaurus diperkirakan punya panjang 30 meter dan berat 80 ton.

Namun ternyata tidak semua dinosaurus berukuran raksasa. Protoceratops hanya berukuran sebesar domba. Velociraptor berukuran sebesar anjing golden retriver, Hesperonychus raptor hanya seukuran kucing, dan Tianyulong pemakan tumbuh-tumbuhan seukuran kelinci.

Dinosaurus Belum Tentu Bersisik

Dinosaurus dihubungkan dengan buaya atau kadal yang bersisik. Memang, banyak dinosaurus yang bersisik tetapi ternyata tak semua.

Tahun 1970-an, paleontolog mulai berpikir, beberapa dinosaurus mungkin berbulu dan memiliki hubungan kekerabatan dengan burung. Dinosaurus karnivora kecil Sinosauropteryx yang ditemukan tahun 1997 berbulu halus.

Kenyatannya memang demikian. Dinosaurus berbulu pun terus bermunculan seiring penelitian dilakukan. Ornithopoda yang pemakan tumbuhan dan Heterodontosaurus adalah dinosaurus berbulu. Bahkan, T-rex pun mungkin bukan bersisik.

Tak Semua Dinosaurus Berwarna Hijau dan Cokelat

Dinosaurus kerap kali di gambarkan dengan warna abu-abu, hijau, dan cokelat. Kenyataannya, dinosaurus juga punya warna lain, bahkan juga memiliki pola tertentu pada tubuhnya.

Studi telah mengungkap bahwa dinosaurus juga memiliki melanin sehingga mereka memiliki variasi warna termasuk hitam, putih, dan warna menyerupai warna jahe.

Tidak hanya itu, tubuh dinosaurus juga punya motif garis atau titik-titik di perut atau punggung untuk berkamuflase. Warna mencolok juga digunakan untuk menarik perhatian lawan jenis mereka.

Bukan Makhluk Jahat

Induk dinosaurus seringkali digambarkan jahat, meninggalkan anak-anaknya begitu saja. Tak ada bukti tentang asumsi yang sama sekali tak berdasar itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved