Jadi Bandara Internasional, Taksi Plat Hitam Tidak Bisa Masuk Bandara
Sebab, peningkatan status Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan menjadi internasional, harus diikuti perbaikan pada lingkup internal bandara.
POSBELITUNG.COM, BELITUNG - Kabupaten Belitung mendapat bantuan lima unit bus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Bus itu nantinya akan digunakan mengantar wisatawan ke tempat destinasi-destinasi wisata.
"Nanti bulan Desember akan mulai kami operasikan. Bus ini akan disimpan di bandara," ujar Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) kepada Pos Belitung, Sabtu (1/10).
Sanem berharap di hotel disiapkan halte, sehingga wisatawan tinggal menunggu di tempat yang disediakan lalu diantar ke tempat tujuan sesuai rute bus.
Terkait keberadaan taksi, Sanem menyatakan, harus menggunakan pelat kuning.
Sebab, peningkatan status Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan menjadi internasional, harus diikuti perbaikan pada lingkup internal bandara.
Satu di antaranya pembenahan taksi-taksi pelat hitam.
"Jadi nanti akan kami segerakan kepada kawan-kawan yang selama ini punya rental mobil. Nanti akan kami kumpulkan, siapa (pemilik rental, red) yang bersedia dijadikan pelat kuning. Kalau tidak bersedia, berarti tidak masuk bandara," ucap Sanem sembari menambahkan, sebagai wadah dalam menaungi taksi bandara, harus mebentuk koperasi atau badan hukum lainnya.
Rp 1,5 M Dana Event Wisata
UPAYA meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Belitung terus digenjot oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.
Satu di antaranya merencanakan event berskala besar.
"Itu (event) sudah kami prioritaskan, setiap bulan tahun, dari Januari harus ada event besar. Sudah disiapkan anggaran Rp 1,5 miliar setiap bulan, terserah mau event apa," kata Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani kepada Pos Belitung, Minggu (2/9).
Taufik mengatakan, setiap kucuran dana untuk kepentingan pariwisata tersebut kini telah menjadi prioritas daerah. Sebab beberapa keperluan infrastruktur seperti jalan, pada tahun ini tidak diprioritaskan.
"Artinya kami akan fight di pariwisata. Kami sudah buatkan penganggarannya, hingga bulan Desember 2017 mendatang. Yang punya usul untuk membuat event juga silakan, bekerja sama dengan pemerintah," ujarnya.
Rancangan event yang telah dirancang, lanjutnya, berupa olahraga dan pelbagai festival. Itu sudah dimasukan ke Kebijakan Umum Platfom Penggunaan Anggaran Sementara (KUPPS) Kabupaten Belitung 2017.
"Nah artinya, bahwa itu untuk kita promosi wisata, dan tidak perlu lagi melaksanakan kegiatan yang bersifat baliho, tapi harus langsung di lapangan dan mengundang wisatawan luar," ucap politisi PDI Perjuangan ini. (n3/o4)
Ikuti berita-berita menarik di belitung.tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-taksi_20160324_183424.jpg)