Guru PNS Belitung Ini Punya Sederet Prestasi Menyanyi

Setidaknya sekitar 28 trofi berhasil ia kumpulkan selama terjun di dunia tarik suara semenjak beberapa tahun silam.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Rusmiadi
Istimewa
Ardi Ziaz Husein 

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Bermodal suara serak berkarakter, Ardi Ziaz Husein berhasil memboyong berbagai kejuaraan festival menyanyi. Bahkan dengan keahlian otodidak, lelaki kelahiran Mengkubang, 6 November 1981 itu juga sempat menjuarai even tingkat Internasional.

Setidaknya sekitar 28 trofi berhasil ia kumpulkan selama terjun di dunia tarik suara semenjak beberapa tahun silam. Tetapi dominan festival yang ia ikuti bernuansa pop melayu.

"Dulu kan susah cari guru lagu melayu, jadi mengalir gitu aja. Alhamdulillah dengan niat dan kemauan bisa sampai sekarang," ujarnya kepada pos belitung, Jumat (21/10) lalu.

Ardi menuturkan, awal karirnya dimulai semenjak dirinya duduk di bangku kuliah sekitar 2000 silam. Pada saat ini sembari menyalurkan hobi menyanyi, ia masih tampil di cafe dan hotel di Riau.

Festival Pop Melayu yang diselenggarakan Pepsi Pekan Baru 2002 merupakan ajang festival perdana bagi Ardi untuk membuktikan kemampuan yang dimilkinya. Bermodal nekat dan dukungan dari rekan penyanyi melayu, akhirnya ia memutuskan untuk naik ke pentas bersaing dengan peserta lainnya.

Hasilnya Ardi berhasil lolos seleksi dan lanjut ke tingkat provinsi hingga Nasional.

"Tapi waktu itu tingkat Nasional di Jogya hanya masuk finalis saja. Di situlah awalnya ikut festival," ujarnya.

Setelah dirinya lulus kuliah sekitar 2005, Ardi kembali pulang ke kampung halamannya di Mengkubang. Dengan sertifikat Strata I dari UNSRI, ia akhirnya lolos seleksi PNS sebagai seorang guru fisika di SMA Negeri 2 Tanjungpandan pada masa itu.

"Sekitar dua tahun paska lulus kuliah mulai vakum dari dunia tarik suara dan fokus bekerja. Tapi waktu pulang ke Belitung memang orang tidak tahu kalau saya bisa nyanyi," katanya.

Ardi mulai termotivasi kembali saat dirinya ikut dalam orgen tunggal Langgam Melayu milik Basri yang merupakan rekan seprofesi di tempatnya bekerja. Ia kembali mengasah kemmapuan vokal lewat acara hiburan musik di setiap pesta.

Akhirnya pada 2011, ia kembali mengikuti festival Langgam Melayu tingkat Nasional dan hasilnya juara I berhasil diraih. Akan tetapi 2012, dirinya tidak turut serta tapi hanya diundang sebagai pengisi acara.

Puncak karir Ardi mulai menanjak saat dirinya lolos seleksi sebagai bintang radio tingkat Provinsi Babel tahun 2012. Lalu, ia bersama tiga pemenang lainnya dikirim untuk mengikuti seleksi tingkat Nasional di Medan.

"Waktu dihadiri 177 stasiun radio dan diikuti 354 peserta dari sleuruh Indonesia. Hasilnya cuman masuk grand final sebagai runner up," katanya.

Semenjak saat itu, dirinya mulai mendapatkan undangan mengisi acara oof air di RRI selama enam bulan, bersama 12 orang mantan peserta seleksi tersebut.

"Memang bayarannya saat itu alakadar saja. Tapi rupanya mereka sembari menyeleksi kami untuk ikut even Internasional tingkat ASEAN di Brunnai Darussalam," katanya.

Akhir 2012, Ardi kembali meninggalkan tanah air bersama lima rekannya yang terpilih mengikuti even Golden ASEAN Song Festival di Brunai Darussalam. Dalam even tersebut, Ardi harus bersaing dengan peserta dari enam negara ASEAN.

Kejuaraan ia membawakan dua lagu melayu dengan arrasement baru yang khas dengan suaranya. Hasilnya ia kembali mendapat juara sebagai the best quality.

"Saat itu senang dan bangga. Tapi saya lebih memikirkan langkah ke depannya bagaimana, karena satu sisi ada tanggung jawab sebagai guru," ungkapnya.

Even selanjutnya, yang tak kalah bergengsi adalah even ASIA Song Festival yang digelar di Kazaktan, September 2014. Kali ini Ardi kembali mendapatkan juara sebagai The Best Performent dari 19 negera peserta.

"Waktu itu sempat diimpus juga. Tapi alhamdulillah bisa mendapatkan hasil yang memuaskan," katanya.

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved