(VIDEO) Cara Tikus Bekerja Mendeteksi Bom

Setiap tikus bertanggung jawab untuk membersihkan 200 meter persegi sepetak tanah.

YOUTUBE
Ilustrasi tikus 

POSBELITUNG.COM - Tikus ternyata bisa berguna. Bukan cuma jadi hama ladang, penyebar penyakit, siapa sangka, hewan pengerat ini ternyata bisa selamatkan ribuan nyawa manusia.

Sebuah video rekaman memperlihatkan bagaimana tikus dipekerjakan untuk mendeteksi jutaan ranjau darat yang tertanam di sebagian besar wilayah pedesaan di Kamboja.

Mereka yang disebar di wilayah ini untuk mendeteksi adanya bahan peledak.

Tikus ranjau di Kamboja bekerja keras. Hidung mereka yang dekat dengan rumput basah, melesat dari sisi ke sisi, ketika mereka mencoba untuk mendeteksi bahan peledak terkubur tepat di bawah tanah.

Setiap tikus bertanggung jawab untuk membersihkan 200 meter persegi sepetak tanah.

"Anda lihat ini 200 meter persegi? Mereka menelusurinya dalam hanya dalam waktu 30 menit atau 35 menit. Jika Tikus memiliki kemampuan mencium keberadaan TNT yang menjadi bahan dasar pembuat peledak. "

Seseorang menggunakan mesin mendeteksi logam akan bekerja jauh lebih lama untuk mendeteksi ranjau darat tapi tikus hanya menggunakan hidung.

Ada banyak pekerjaan untuk tikus di sini di Kamboja. Pemerintah memperkirakan ada 4-6 juta ranjau darat atau bagian lain dari artileri yang tidak meledak, termasuk bom, dan granat, sisa-sisa konflik puluhan tahun. Mengotori pedesaan di hampir semua wilayah, mengancam nyawa ribuan warga yang tinggal di sana.

Tetangga Vietnam dan Laos juga memiliki persenjataan yang belum meledak yang tersisa dari Perang Vietnam.

Puluhan orang tewas atau cacat di wilayah ini setiap tahun akibat terinjak ranjau.

Memakai tikus. Ini bukan tikus dapur, tapi tikus spesies unggul dari Afrika, juga dikenal sebagai Gambia, memiliki panjang sekitar 2 kaki dari kepala ke ekor. Penglihatan mereka mengerikan. Tapi indra penciuman mereka sangat luar biasa. Tikus dapat mendeteksi keberadaan TNT dalam jumlah mulai dari 29 gram (sekitar 1 ons).

Sumber: www.npr.org/youtube

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved