Waduh, Sekolah Negeri Krisis Keuangan Gara-gara Kebijakan Ini
Sekolah negeri mulai kesulitan untuk pembiayaan rutin, terutama membayar gaji guru honor. Hal ini dikarenakan komitmen dari sekolah atau...
TANJUNGPANDAN, POS BELITUNG -- Sekolah negeri mulai kesulitan untuk pembiayaan rutin, terutama membayar gaji guru honor.
Hal ini dikarenakan komitmen dari sekolah atau pendidikan gratis.
"Dalam paripurna beberapa waktu lalu, Fraksi Partai NasDem telah membaca indikasi seperti ini. Akhirnya kekhawatiran kami terbukti, dan nyatanya banyak sekolah menyampaikan keluhan krisis keuangan, dalam hal misalnya untuk memenuhi kebutuhan honor terhadap tenaga pendidik," kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belitung Isyak Meirobie, kepada Pos Belitung, Sabtu (5/11).
Ia menilai, kondisi tersebut tidak berhenti pada beban sekolah saja.
Persoalannya sekarang, sumbangan yang ditetapkan setiap komite sekolah negeri kepada orang tua siswa menjadi multitafsir.
Hal ini karena, sebagian ada yang menganggap itu sebagai semacam pungutan tidak resmi, dan sebagiannya lagi menganggap bagian dari mendukung pelaksanaan peningkatan kualitas pendidikan, melalui leterlibatan orang tua siswa.
Sementara itu anggaran dari pemerintah untuk pendidikan di Belitung hanya mengalami kenaikan secara persentase keseluruhan.
Akan tetapi, sebenarnya secara substansial kenaikan tersebut karena kewajiban dalam menyesuaikan beberapa komponen anggaran yang bersifat wajib, bukan berdasarkan serapan kebutuhan bidang pendidikan.
Isyak berpendapat, sebaiknya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan pengkajian dan koordinasi, jika aturan dan perundang-undangan tidak bertentangan dalam peningkatan anggaran pendidikan, sesuai kebutuhan substantif tersebut.
"Kalau bisa kenapa harus dihambat. Karena pendidikan adalah bagian terpenting dari lahirnya SDM berkualitas, maupun kebutuhan dasar," tegasnya.
Menurutnya, SDM memegang peranan penting terhadap keberhasilan pembangunan, karena akan menjadi pondasi yang kuat bagi pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Kemudian, capaian tersebut juga menjadi tolak ukur keberhasilan sebuah pemerintahan, seperti yang di rangkum dalam indeks pembangunan manusia (IPM) melalui angka harapan hidup penduduk. (n1)
Ikuti Pos Belitung Online
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/siswa-ujian-sekolah_20160521_012125.jpg)