Valentino Rossi Pembalap Paling Jarang Jatuh dan Kecelakaan Musim Ini, Apa Rahasianya?
Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossitercatat sebagai pebalap yang paling jarang terjatuh sepanjang 17 seri balapan musim ini.
POSBELITUNG.COM - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi tercatat sebagai pembalap yang paling jarang terjatuh sepanjang 17 seri balapan musim ini.
Untuk pertama kalinya, total kecelakaan yang terjadi di tiga kelas balapan MotoGP telah melebihi angka 1.000 kecelakaan.
Dari data statistik terjatuh, hampir semua pembalap berkontribusi menambah angka insiden terjatuh.
Rossi mengalami empat kali terjatuh. Tiga dari insiden terjatuh yang dialaminya ini terjadi dalam lomba balapan di Austin, Assen, dan Motegi. Sehingga sangat berpengaruh pada torehan poin di klasemen.
Berbeda dengan Marc Marquez, dia lebih banyak terjatuh namun bukan saat balapannya.

Marc Marquez menyesali kegagalannya di Sirkuit Sepang, Selangor, dalam lomba MotoGP Malaysia, Minggu (30/10/2016).
Marquez lebih banyak mengalami insiden terjatuh dari Rossi. Dia terjatuh 14 kali, tetapi hanya satu insiden terjatuh yang membuat dia sampai terhenti balapan yaitu saat di Le Mans, Prancis.
Setelah Rossi, pembalap nomor kedua dengan jumlah insiden kecelakaan terendah pada tahun 2016 adalah Maverick Vinales.
Banyaknya kecelakaan di kelas MotoGP ini menjadi sebuah fakta yang terutama disebabkan oleh inovasi teknis dari balapan MotoGP.
Di samping menghadirkan sembilan pemenang balapan yang berbeda, MotoGP 2016 memunculkan fakta lainnya terkait banyaknya insiden pembalap terjatuh (kecelakaan).
Tahun lalu, statistik menunjukkan total ada 976 insiden pembalap jatuh, tapi sekarang, ketika balapan masih menyisakan satu seri balapan terakhir di Valencia, angka jumlah kecelakaan sudah mencapai 1.011.
Peningkatan terlihat signifikan untuk kelas MotoGP, didorong oleh beberapa peraturan teknis baru yang diperkenalkan dan masih perlu melalui proses adaptasi.
Dua faktor yang paling berpengaruh adalah kembalinya Michelin sebagai satu-satunya penyuplai ban dan juga penggunaan perangkat lunak kelistrikan (ECU) yang sama untuk para pembalap. Dua komponen itu secara bersama-sama dapat memainkan peran yang menentukan banyaknya pembalap terjatuh.
Meski demikian, untuk kelas Moto3 tercatat ada 388 insiden terjatuh. Masih lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2015 dengan 409 insiden. Tahun ini berkurang 21 insiden.
Demikian pula dengan balapan di kelas Moto2, Jumlah insiden kecelakaan sebanyak 348 insiden pembalap jatuh sepanjang 17 seri balapan, masih lebih sedikit dibandingkan dengan 2015 dengan 352 insiden.
Kontras dengan kelas MotoGP. Jumlah insiden kecelakaan meningkat pesat dari 215 insiden kecelakaan pada 2015 naik menjadi 275 pada 2016 ini, belum ditambah dengan beberapa insiden yang mungkin terjadi pada seri terakhir di Valencia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/pebalap-movistar-yamaha-valentino-rossi_20161026_183904.jpg)