Breaking News:

Demo di Jakarta

Buruh tak Hanya Menuntut Soal Gaji Tetapi Tangkap Ahok

Walaupun tidak jadi demonstrasi di depan Balaikota, buruh tetap menuntut PP no.78/2015 terkait penghitungan kenaikan UMP di Jakarta.

Editor: Edy Yusmanto
Tribunnews.com/ Taufik Ismail
Buruh KSPI saat berpapasan dengan peserta aksi 212 di Perempatan Sarinah, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adiatmaputra Fajar Pratama

POSBELITUNG.COM, JAKARTA - Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja tiba di Tugu Tani sekitar pukul 13.00 WIB.

Rencana awalnya mereka ingin melakukan unjuk rasa menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi.

"Buruh sekarang berada Tugu Tani sudah melakukan salat jumat," ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)Said Iqbal, Jumat (2/12/2016).

Para buruh ingin melakukan demonstrasi di Balai kota.

Namun, melihat massa aksi Bela Islam Jilid III yang baru selesai salat Jumat, mereka terpaksa menunda aksinya.

"Para buruh tidak bisa masuk ke balai kota karena padatnya massa aksi bela islam depan Balaikota," jelas Said Iqbal

Walaupun tidak jadi demonstrasi di depan Balaikota, buruh tetap menuntut PP no.78/2015 terkait penghitungan kenaikan UMP di Jakarta.

Selain itu KSPI juga ingin Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Poernama AHOK ) ditangkap.

"KSPI memutuskan bahwa aksi 2 Desember menuntut cabut pp no 78/2015 dan tangkap Ahok," jelas Said Iqbal.
 

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved