Presiden Turki Sebut Negara Barat Dukung ISIS dan Kelompok Teror Lainnya

Berbicara dalam sebuah konferensi pers, Rabu (28/12/2016), Erdogan menyebut negara-negara Barat telah ingkar janji di Suriah.

abc.net.au
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ruth Vania

POSBELITUNG.COM, ANKARA - Kecewa karena negara Barat ingkar janji, Presiden Turki menuduh negara barat selama ini mendukung kelompok teror.

Berbicara dalam sebuah konferensi pers, Rabu (28/12/2016), Erdogan menyebut negara-negara Barat telah ingkar janji di Suriah.

Setidaknya 37 tentara Turki gugur dalam konflik senjata di Suriah dan Turki kecewa karena dukungan dari pasukan koalisi Amerika serikat dirasa kurang.

Terlebih dukungan untuk upaya Amerika Serikat dalam menumpas ekstremisme dan terorisme di Suriah.

"Pasukan koalisi sepertinya tidak menepati janjinya," demikian kata Erdogan, protes atas kurangnya dukungan dari negara-negara Barat.

"Mereka malah sibuk mendukung kelompok teror, kelompok militan Kurdi (YPG), dan juga ISIS. Itu sudah jelas," tambahnya.

Bahkan, Erdogan mengatakan dirinya bisa membuktikan pernyataannya itu dengan sejumlah foto dan video.

Sebelumnya, Erdogan juga pernah mengklaim bahwa negara-negara Barat sudah memihak pada ISIS karena persenjataan ISIS hampir semuanya buatan Barat.

Bersama Rusia, Turki sudah berencana untuk mempertemukan pihak-pihak yang berkonflik untuk melakukan negosiasi damai di Kazakhstan.

Namun, Erdogan menekankan kelompok teror sebaiknya tidak disertakan dalam negosiasi tersebut. (AFP/Yahoo News)
 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved