17 Polisi di Babel Dipecat, Kapolda : Melanggar Berulang Kali Lebih Baik Berhenti Jadi Polisi

Selain sudah memecat 17 anggota Polri sepanjang tahun 2016, masih ada 14 anggota Polri lainnya yang saat ini masih dalam proses untuk PTDH.

Penulis: Deddy Marjaya | Editor: Rusmiadi
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen (Pol) Anton Wahono saat penyerahan kendaraan kepada Babinkamtibmas Jum'at (30/12/2016). 

Laporan Wartawan Bangka Pos Deddy Marjaya

POSBELITUNG.COM, PANGKALPINANG -- Sebanyak 17 anggota Polri dijajaran Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diberhentikan  tidak dengan hormat sepanjang tahun 2016.

Jumlah anggota Polri yang kena sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) tahuni ini meningkat dibandingkan tahun 2015 sebanyak 15 orang.

Kapolda Kepulauan Babel Kapolda Brigjen (Pol) Anton Wahono mengatakan, mereka yang dipecat dari kesatuan Polri ini karena terlibat kasus narkoba, desersi atau meninggalkan tugas, pelanggaran displin, tindak pidana hingga lainnya.

Selain sudah memecat 17 anggota Polri sepanjang tahun 2016, masih ada 14 anggota Polri lainnya saat ini yang masih dalam proses untuk PTDH.

Menurut kapolda, dirinya tidak sayang dari pemecatan 17 anggota Polri tersebut. Namun dirinya lebih sayang kepada 4.269 anggota Polda Kepulauan Babel lainnya.

Pasalnya apa yang diperbuat oleh 17 anggota yang dipecat tersebut, bisa menular ke anggota lainnya. Selain itu aturan tidak mengenal kata perasaaan.

"Kalau perasaan saya yah nggak tega tapi mereka sudah diingatkan dan dibina namun tetap melakukan apalagi aturan tidak mengenal perasaan dan harus ditegakkan," kata Brigjen (Pol) Anton Wahono dalam Press Release Akhir Tahun 2016, Jumat (30/12/2016).

Ditambahkannya untuk permasalahan narkoba dan penegakkan disiplin, dirinya tidak main-main dan menindak secara tegas.

Mereka yang terlibat narkoba dan melakukan pelanggaran disiplin berulang lebih baik tidak lagi menjadi anggota Polri.

"Saya tanya kepadak kalian wartawan kalau polisi yang terlibat narkoba apa dihukum lebih berat atau lebih ringan, kalau jawabannya lebih berat yah itu yang saya lakukan dan tidak perlu ditanyan lagi," tukas Anton.(*)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved