Breaking News:

Canggih, Kamera Ini Bisa Deteksi Emosi dan Orang Jahat, Bakal Dipasang di Olimpiade 2020 Jepang

kamera Logicool mulai tahun ini dapat mendeteksi bukan hanya wajah dan suara seseorang, tetapi juga deteksi terhadap emosi seseorang

Editor: Jaryanto
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kamera Logicool 

POSBELITUNG.COM, TOKYO - Sebuah perusahaan Jepang yang mengembangkan aplikasi khusus dengan menggunakan kamera Logicool mulai tahun ini dapat mendeteksi bukan hanya wajah dan suara seseorang, tetapi juga deteksi terhadap emosi seseorang, terutama yang ingin berbuat jahat.

"Kami masih merahasiakan hal ini karena nantinya masuk ke dalam sistem keamanan Olimpiade 2020 mendatang," kata sumber Tribunnews.com, Jumat (30/12/2016).

Baca: Samsung Galaxy S8 Bakal Dibekali Ear Headphone Tanpa Kabel

Dengan aplikasi khusus tersebut, dirangkai dengan kamera yang super sensitif full High Definition (HD) yang autofokus dari Logicool, sistem menjadi sempurna sehingga dapat mendeteksi orang jahat, setidaknya yang beremosi tinggi di sekitar acara umum atau di tempat umum nantinya.

Pengembangan aplikasi ini sudah sejak lima tahun lalu dan sudah dipakai untuk keamanan pimpinan perintahan seperti pengamanan Perdana Menteri Jepang atau pun pengamanan Kaisar Jepang mulai tahun 2016 ini karena adanya beberapa pertemuan internasional yang penting di Jepang.

Kamera dipasang di sekitar PM Jepang, misalnya, atau di pintu masuk undangan untuk acara tertentu dan umum sehingga ikut menjaga keamanan lokasi.

Bagian monitor dan perekaman dengan mudah dapat mendeteksi orang yang berniat jahat, memiliki emosi tinggi karena punya niat sesuatu terselubung yang tidak baik.

"Kalau seseorang ingin berbuat jahat pasti akan tegang, takut ketahuan pihak keamanan sehingga emosinya meningkat tinggi, kerutan wajahnya pun tegang. Semua itu dapat terekam di kamera dan dianalisa aplikasi ini sehingga menghasilkan gambar warna merah, lain dari biasanya," kata sumber itu.

Apabila merekam atau mengambil gambar orang biasa, normal yang lalu lalang, kotak-kotak yang menandakan orang tersebut akan berwarna hijau.

Emosi agak sedikit muncul akan berwarna kuning dan emosi yang tinggi, misalnya marah, gambar kotak akan berwarna merah.

Dengan pemunculan gambar dan warna merah tersebut, pihak keamanan dapat memonitor segera, menginterogasi lebih lanjut orang tersebut yang datang dengan emosi tinggi tersebut dan berniat jahat. sehingga pengamanan preventif dapat berjalan efektif.

Alat dan aplikasi ini akan dipasang di banyak tempat pada saat penyelenggaraan Olimpiade 2020 mendatang di Tokyo dan sekitarnya.

"Hal ini untuk antisipasi juga terhadap upaya atau rencana teror ke lokasi penyelenggaraan Olimpiade nantinya," kata dia. (*)

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved