Lihat Black Campaign di Medsos, Segera Lakukan Ini untuk Melaporkannya
Jookie menilai pengawasan kampanye di media sosial (medsos) agak rumit.
Penulis: Dede Suhendar |
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dede Suhendar
POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Ketua Panwaslu Kabupaten Belitung, Jookie Vebriansyah berharap masyarakat dapat proaktif membantu dan melaporkan jika mengetahui akun yang melakukan black campaign di sosmed.
Caranya dengan menggunakan aplikasi screenshoot dugaan black campaign sebagai bukti.
Jookie menilai pengawasan kampanye di media sosial (medsos) agak rumit.
Terutama pada akun kampanye tidak resmi atau tidak dilaporkan kepada KPU Provinsi/Kabupaten/Kota, yang jumlahnya pasti akan banyak.
Sementara itu, kata dia, jumlah Pengawas Pemilu di setiap provinsi dan kabupaten/kota hanya berjumlah tiga orang.
"Kendalanya di situ, makanya kami harus kerja ekstra mengawasi akun-akun yang tidak resmi itu. Kami juga berharap bantuan dari masyarakat," ujarnya kepada posbelitung.com, Senin (2/1/2016).
Ia menambahkan, Panwaslu Kabupaten Belitung belum menerima pemberitahuan terkait akun resmi milik paslon dari KPU Provinsi.
Tetapi, meskipun demikian Panwaslu sudah mengetahui nama-nama akun resmi tersebut.
"Kalau dari KPU Provinsi belum ada, hanya tembusan saja, tapi Bawaslu mungkin ada. Kami hanya mengawasi siapa saja yang melakukan black campaign di sosmed," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/jookie_20170102_194549.jpg)