Tiga Wanita Ini Dinobatkan Sebagai Pemilik Payudara Terindah di Dunia
Namun faktanya, payudara dengan bentuk alamiah lebih menarik perhatian ketimbang payudara indah hasil implan.
POSBELITUNG.COM -- Memiliki payudara indah adalah dambaan sebagian wanita di dunia.
Bahkan banyak wanita yang rela mengeluarkan uang tak sedikit demi memiliki payudara indah.
Salah satu jalan yang biasa mereka tempuh adalah melakukan operasi.
Namun faktanya, payudara dengan bentuk alamiah lebih menarik perhatian ketimbang payudara indah hasil implan.
Dikutip dari popular-world, Kamis (5/1), sejumlah periset telah merilis hasil survei terkait bentuk payudara wanita yang dianggap paling sempurna.
Hal itu berdasarkan dari pendapat para pria soal payudara yang mereka sukai.
Lalu siapa yang berhasil menggondol gelar pemilik buah dada terindah sedunia?
Ternyata menurut ilmuwan dari Prague's Charles University, predikat tersebut jatuh pada selebriti cantik asal Hollywood.
Selebriti muda ini juga sudah membintangi deretan film box office.
Mayoritas responden juga sepakat jika wanita seksi itu punya bentuk dada amat-sangat indah.
Dan selebriti itu adalah Jennifer Lawrence.
Ditanya soal temuan tersebut, para peneliti yang terlibat survei juga mengatakan hal mengejutkan.
Mereka beranggapan jika pria pada dasarnya tidak selalu suka dengan ukuran dada wanita.
Melainkan pria menyukai bentuk dari payudara tersebut.
Ukuran tidak penting bagi pria, yang mereka anggap penting adalah bentuk yang indah dan alamiah.
“Menurut data yang diperoleh, ketertarikan pria pada buah dada wanita sejatinya tak selalu pada ukuran, melainkan pada bentuknya."
'Sebagian besar responden mengaku bahwa mereka lebih suka dengan wanita berpayudara natural, sedikit kendur, dan tak terlalu besar,” kata salah seorang peneliti.
Peneliti lantas menambahkan, saat ini pria modern tak lagi tertarik dengan wanita berpayudara besar dan kencang.
Kebanyakan pria beranggapan jenis buah dada demikian sebagai hasil operasi plastik alias tak alami.
Payudara Terindah China
International Breast Model Contest yang diselenggarakan di Hefei, China, merupakan kompetisi kecantikan wanita dengan bentuk payudara terindah.
Tahun ini merupakan tahun ke-6 kontes terselenggara.
Lalu, siapakah wanita yang berhasil terpilih sebagai International Breast Model Contest dan dianggap memiliki bentuk payudara terindah sedaratan China.
Perkenalkan Zhang Xiao Jiao (25), ibu satu anak yang berhasil menggugurkan peserta lainnya dan berhak mendapatkan gelar The International Breast Model.
Para juri memberikan banyak pujian dan sanjungan pada Zhang mengenai penampilannya selama kompetisi yang begitu percaya diri.
Ternyata, Zhang dulu sempat merasa minder dan rendah diri.
Mentransformasi penampilan menjadi terlihat seksi dan cantik seperti sekarang, Zhang harus melewati perjalanan yang panjang.
Pada tahun 2014 silam, Zhang lulus dari Anhui University dengan gelar akademik di jurusan penyiaran dan industri televisi.
Kemudian, Zhang pun merintis karier sebagai penyiar televisi selama dua tahun sebelum akhirnya mengikuti kontes keindahan payudara.
Zhang mengaku bahwa dulu salah satu kekurangan di tubuhnya adalah payudara.
Sebab, payudara Zhang kecil, rata, dan tidak cantik.
Alhasil, dia pun memutuskan untuk melakukan operasi plastik.
Sebenarnya, keinginan untuk operasi koreksi dan pembesaran payudara sudah tertanam di benak Zhang sejak lama.
Namun, dia tak kunjung memiliki keberanian untuk benar-benar melakukannya.
Selain itu, dia juga khawatir tanggapan keluarga, teman-teman, dan orang terdekat lainnya.
Zheng terus melanjutkan riset dan banyak bertanya dengan pakar bedah kosmetika mengenai pembesaran payudara.
Menariknya, tanpa dia sangka-sangka, ayah dan suaminya mendukung Zheng untuk melakukan pembesaran payudara.
Persetujuan tersebut, kata Zheng, yang semakin memantapkan pilihannya tersebut.
Zheng masuk ke rumah sakit tanggal 30 Mei 2016 silam, dan segera menjalankan prosedur bedah kosmetika di bagian payudara.
Pernah melahirkan dan merasakan sakit proses persalinan, membuat Zheng kuat dan mengatakan bahwa rasa sakit setelah bedah plastik tidak ada apa-apanya dibanding sakit melahirkan.
Hal kecil yang mengganggu usai pembesaran payudara, kata Zheng, penyesuaian beban tubuh yang baru.
Selain itu, dia juga harus membeli banyak baju baru karena koleksi terdahulunya tak lagi muat di bagian dada.
Singkatnya, operasi tersebut berjalan lancar dan Zheng mendapatkan payudara idamannya.
Pro dan kontra datang dari lingkungan sekitarnya, tetapi dia tidak terlalu memedulikannya.
Sebab, membesarkan payudara merupakan keputusannya sendiri dan tidak membebani orang lain secara finansial.
Menanggapi kemenangannya di kontes tersebut di atas, banyak publik menentang dan mengolok-olok Zheng di media sosial.
“Dia menang kompetisi karena payudara palsu, benar kan? Seharusnya generasi muda tidak mengikuti dia, generasi muda harus percaya diri dengan kecantikan natural,” ujar salah satu netizen di media sosial.
“Dia mungkin tidak menyesal, tetapi dia pasti akan menyesal di masa depan,"
"Percaya diri semestinya tidak datang dari operasi plastik,"
"Orang-orang dengan karakter positif harus membangun percaya diri lewat penampilan natural,” tegas netizan lainnya.
Zhang tidak mengkhawatirkan opini banyak orang mengenai kemenangannya.
“Hidup itu tantangan. Dunia penyiaran memberikan peluang pada wanita cantik dan muda. Aku tidak akan berada di sini, jika aku tidak tanggap melihat peluang,” pungkas Zhang dengan bangga.
Payudara Terindah Jepang
Setiap tahun di Jepang diselenggarakan kontes bernama Bioppai untuk memilih Model wanita berdasarkan keindahan payudara.
Tahun ini, Model wanita yang terpilih memiliki payudara terindah adalah Ryoko Nakaoka yang berasal dari Tokyo, Jepang.
Nakaoka yang berusia 23 tahun mengaku bahwa dia merasa bahagia dan tidak menyangka bakal keluar menjadi pemenang.
Sebab, pada sesi pengenalan diri, Nakaoka mengaku bahwa dia khawatir tereliminasi karena memiliki kulit tubuh cenderung kering.
“Aku sedari kecil menyukai olahraga, seperti berenang dan tenis. Jadi, sering terpapar sinar matahari sehingga berdampak pada kulit tampak kurang cantik,” jelas Nakaoka.
Penilaian pada kompetisi Bioppai tidak berdasarkan ukuran terbesar, tetapi mempertimbangkan bentuk yang proporsional dan kekencangan payudara.
Salah satu syarat utama dalam kontes ini adalah payudara setiap Model wanita harus natural.
Jadi, tidak boleh payudara berimplan atau telah melalui proses rekonstruksi bedah plastik.
“Payudara Nakaoka memiliki bentuk yang proporsional dengan tubuhnya,” jelas Maggie, salah satu selebriti Jepang yang berpartisipasi sebagai salah satu juri.
Maggie mengatakan bahwa Nakaoka pantas terpilih sebagai yang terbaik karena memang dia memiliki “aset” pribadi yang indah dan 100 persen alami.(Tribunsolo/bangkapos.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/payudara_20160815_115117.jpg)