Bely Ngaku Dapat SMS Lalu Bantah Aksi Bela Perut Rakyat Ada Unsur Politis

Dia mengaku menerima sejumlah SMS yang menuding bahwa aksi tersebut ditunggangi kepentingan politik tertentu.

Bely Ngaku Dapat SMS Lalu Bantah Aksi Bela Perut Rakyat Ada Unsur Politis
Pos Belitung/Dedy Qurniawan
Orator pada aksi yang menamakan diri Aliansi Aksi Bela Perut Rakyat di halaman Kantor Bupati Beltim, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Jumat (27/1/2017) kemarin. POS BELITUNG/DEDY QURNIAWAN 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Orator pada aksi massa yang menamakan diri Aliansi Aksi Bela Perut Rakyat ke Kantor Bupati Beltim, Jumat (27/1/2017) kemarin, Belyadi, membantah aksi massa yang ia pimpin mengandung unsur politis.

Dia mengaku menerima sejumlah SMS yang menuding bahwa aksi tersebut ditunggangi kepentingan politik tertentu.

"Kalau ada unsur politis, sorry, Pak. Saya tinggal kumpulkan anggota saya 200 sampai 300 orang, buat pernyataan menarik mandat atau mosi tidak percaya sebagai partai pengusung," ujar Bely.

Bantahan itu ia ungkapkan pada dialog perwakilan massa dengan Bupati Beltim Yuslih Ihza, jajaran Forkominda Beltim, dan sejumlah pejabat SKPD di ruang Rapat Bupati, Lantai 2, Kantor Bupati Beltim, kemarin.

Sekadar diketahui Bely adalah Ketua DPC Gerindra Beltim.

Dia membantah hal tersebut dan menyatakan aksi tersebut murni kepentingan warga.

"Ini murni dan dulunya saya adalah jurkam (paslon Yuslih Ihza-Burhanudin) daerah Gantung, Dendang, Simpang Pesak, dan Simpang Renggiang, yang ada keluhannya persoalan HTI. Daerah Kelapa Kampit dan sekitarnya itu persoalan kapal isap," ujarnya. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: aladhi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved