Oscar Habib, Wasit Muda Asal Pulau Belitung Berlisensi C2, Ingin Jadi Wasit Pro karena Ini

"Tapi saya tak pernah sekalipun mengejek wasit bodoh, buta, goblok, dan sebagainya. Saya putuskan masuk ke dalam sistem untuk meningkatkan kualitas...

Penulis: Dedi Qurniawan |
Dok Pribadi
Oscar Habib (kiri) bersama wasit berlisensi FIFA, Thoriq Alkatiri. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Postur badan tegak, tangan menjulang sambil memegang kartu kuning, dan pandangan tak bergeming tampak ditujukan kepada pemain yang melakukan pelanggaran di lapangan Stadion Utama Belitung Timur.

Begitulah pengamatan Pos Belitung terhadap Oscar Habib, pemuda berusia 21 tahun, wasit profesional berlisensi C2, saat memimpin sejumlah pertandingan di Liga Desa Beltim 2017 lalu.

Sekadar informasi C2 adalah lisensi wasit profesional untuk wasit tingkat provinsi.

Sementara C1 adalah lisensi wasit untuk tingkat nasional, C3 untuk tingkat kabupaten, dan lisensi FIFA untuk internasional.

"Saya jadi wasit sejak 2011 lalu. Umur saya masih 16 tahun. Motivasinya untuk memperbaiki kualitas sepak bola khususnya di Pulau Belitung," ujar Oscar kepada Pos Belitung, Senin (30/1/2017).

Dia mengakui, keputusan terjun menjadi wasit profesional di umur yang masih muda agak aneh di dunia per sepakbolaan level kabupaten.

Jika memang menggandrungi sepak bola, Oscar mengakui setiap orang lebih cenderung menjadi pemain.

Tapi Oscar punya latar belakang kenapa keputusan itu diambil di tengah-tengah penilaian jamak seperti itu.

Dia mengaku punya pengalaman pahit saat masih berusia masih sangat belia.

Saat menjadi official tim SMA N 1 Kelapa Kampit untuk turnamen Liga Pendidikan Indonesia tingkat Kabupaten Beltim, Oscar menganggap keputusan wasit saat itu merugikan timnya.

Ia mengaku sakit hati.

"Tapi saya tak pernah sekalipun mengejek wasit bodoh, buta, goblok, dan sebagainya. Saya putuskan masuk ke dalam sistem untuk meningkatkan kualitas para pengadil di lapangan hijau untuk jadi lebih baik," tuturnya.

Pada 2011, kemudian Oscar pertama kalinya menjadi wasit amatir dengan belajar otodidak dengan seniornya di Qoreka FC--klub bola di Kecamatan Kelapa Kampit.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved